Pada Kamis, 09 Februari 2017, American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) mengunjungi IAIN Pontianak. Maksud kenjungan tersebut ialah untuk melakukan sosialisasi program beasiswa di Auditarium Syekh Abdul Rani Mahmud IAIN Pontianak. Tujuan diadakannya kegiatan sosialisasi ini ialah untuk mendorong civitas akademika IAIN Pontianak pada khususnya untuk dapat melanjutkan pendidikan mereka di Amerika Serikat.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan dua pemateri dari Divisi Indonesian Program AMINEF, yaitu Nurise Widjaya dan Menadion Nasser Tamta. Kedua pemateri tersebut menjelaskan secara global beberapa program yang ditawarkan, diantaranya ialah Beasiswa Fulbright Master’s dan Doctoral Degree, Global UGRAD (Global Undergraduate Exchange Program), Community College Initiative Program (CCIP), Fulbright Foreign Language Teaching Assistant (FLTA), International Leaders In Education Program (ILEP), Senior Reserach.

Sejumlah program beasiswa fulbright tersebut didanai oleh Pemerintah Amerika dibawah Departemen of State, kecuali program beasiswa non-degree yang dibiayai langsung dari Pemerintah Amerika. Sebagai referensi tambahan, bagi yang berminat dan ingin mengetahui secara detail setiap program beasiswa dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar beasiswa, bisa mengunjungi website aminef.or.id.

Terlepas dari kontroversi yang dialami oleh Negara Amerika Serikat dewasa ini, Menadion Nasser Tamta menekankan bahwa tidak perlu khawatir terkendala latar belakang agama, karena Amerika Serikat merupakan negara dengan masyarakat multikultur yang terbuka akan adanya perbedaan. Selain itu, Menadion mengajak para peserta untuk meningkatkan nilai TOEFL yang merupakan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pelamar beasiswa. Menurutnya, apabila TOEFL tersebut ditekuni, pasti bisa apalagi kini banyak akses fasilitas belajar TOEFL dari berbayar sampai tanpa biaya, alias gratis seperti dari media internet.

Pada akhir acara, Dr. Zaenuddin, S.Ag., MA., MA., Wakil Rektor III IAIN Pontianak sekaligus sebagai alumnus program beasiswa Fulbright dari AMINEF ini memberikan tips bagi para peserta untuk dapat lulus dari program beasisw a tersebut. Menurut Warek III, “Program Beasiswa Fulbright mempunyai prioritas untuk mencari para calon penerima beasiswa yang mempunyai potensi untuk menjadi pemimpin. Oleh karena itu, dalam membuat personal statement dan studi objectifnya harus dibuat sebaik mungkin dan berorientasi untuk menjadi seorang pemimpin ke depannya,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here