tunisia

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak bekerja sama dengan Universitas Ezzitouna Tunisia mengadakan Studium General dengan tema “Kontradiksi antara Kaum Konservatif dan Liberal dalam Menganalisis Perkembangan Problematika Fiqh Kontemporer dan Hukum Islam Saat Ini”, di Auditorium Syekh Abdul Rani Mahmud IAIN Pontianak pada Kamis, 08 Desember 2016.

Studium General ini merupakan wujud nyata dari kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) antara IAIN Pontianak dengan Universitas Ezzitouna Tunisia tertanggal 5 November 2015 yang lalu.  Perguruan Tinggi yang telah melakukan kerja sama dengan Universitas Ezzitouna Tunisia di Indonesia baru lima perguruan tinggi, yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, UII Yogyakarta dan IAIN Pontianak. Adapun isi kerjasama itu antara lain adalah pertukaran antar mahasiswa; penelitian dan kunjungan dosen tamu antara IAIN Pontianak dengan Universitas Ezzitouna, Tunisia.

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Rektor IAIN Pontianak, Dr. Hamka Siregar, M.Ag. Dalam sambutannya, Rektor menekankan bahwa kerja sama antara IAIN Pontianak dengan Universitas Ezzitouna Tunisia dalam rangka untuk mempererat tali silaturrahmi dan meningkatkan kualitas institusi masing-masing. “Diadakan kegiatan ini dalam rangka kerja sama antara IAIN Pontianak dengan Universitas Ezzitouna Tunisia. Kerja sama dengan Universitas Ezzitouna Tunisia ini selain untuk meningkatkan kualitas kita (IAIN Pontianak), juga untuk lebih mempererat tali silaturrahmi yang telah terjalin antara kerajaan-kerajaan Islam Borneo dengan Islam di Kawasan Timur Tengah yang tercatat dalam sejarah. Mudah-mudahan, kerja sama ini dapat mempererat romantisme sejarah dan dapat menambah wawasan bagi kita semua.” harap Rektor.

dsc_2437Ada dua narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan Stadium General ini, yaitu Rektor Universitas Ezzitouna Tunisia, Prof. Hichem Grissa, Ph.D. dan Wakil Direktor Ma’had Ali li al Hadharah Ushuluddin Universitas Ezzitouna Tunisia, Prof. Ilyess Goussem, Ph.D. Kedua narasumber tersebut sama-sama saling membedah tema yang telah disajikan, yaitu tentang Kontradiksi antara Kaum Konservatif dan Liberal dalam Menganalisis Perkembangan Problematika Fiqh Kontemporer dan Hukum Islam Saat Ini. Menurut Prof. Hichem, Islam yang moderat dan progresif merupakan pilihan yang strategis dalam menampilkan wajah Islam yang rahmatan lil’alamin. Jadi, tidak terlalu konservatif dan tidak pula terlalu liberal.

Pada akhir acara, Rektor Universitas Ezzitouna Tunisia, Prof. Hichem Grissa, Ph.D. memberikan cindra mata kepada Rektor Pontianak berupa Jurnal Musykah Terakreditasi Nasional (Muhakkam) yang terbit setahun sekali dan Majalah Az-Zaituniyyah yang terbit setiap tiga bulan sekali. Rektor Universitas Ezzitouna Tunisia berharap civitas akademika di lingkungan IAIN Pontianak dapat ikut berpartisipasi untuk mengirimi tulisan-tulisan ilmiah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here