Kegiatan Jurusan PIAUD Sukses, Diramaikan 78 Kajur PIAUD dan Dosen, serta 20 mahasiswa dari 35 Peruguan Tinggi se-Indonesia.

Direktur Pendidikan Tinggi Islam dan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof Dr Nizar Ali M Ag resmi membuka Konferensi Internasional dan Pertemuan Tahunan Ke-III Asosiasi Program Studi PIAUD Indonesia yang digelar di Hotel Haris Pontianak, 18-20 April 2017.

Dalam sambutannya, Prof Dr Nizar Ali M Ag mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut, sebagai usaha yang berkontribusi pada pengembangan akademik dan peningkatan pendidikan yang berkualitas.

“Idealnya mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) ketika lulus adalah menjadi guru yang profesional, untuk menjadi guru yang profesional harus melalui input dan proses yang bagus”, kata Prof Dr Nizar Ali M Ag.

Terlebih saat ini, pengembangan jurusan PIAUD tidak hanya pada jenjang pendidikan S1, namun juga pada program pascasarjana (S2) sebagaimana pernah ia lakukan di Universitas Islam Negeri Jogyakarta.

Persoalan lainnya yang tidak kalah pentingnya bagi Prof Dr Nizar Ali M Ag adalah pemenuhan kebutuhan dosen PIAUD dan peningkatan kualitas dosen melalui karya-karya ilmiah yang dimuat pada jurnal-jurnal yang terakreditasi dan terindeksasi.

Selain itu, ia juga mendorong setiap PTKIN se-Indonesia untuk mengembangkan lembaga akreditasi mandiri, saat ini Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI sudah membahas Lembaga Akreditasi Mandiri Agama.

Mengacu pada Undang-Undang No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, ada perubahan peran Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) terkait akreditasi. Penjaminan mutu pendidikan tinggi lewat akreditasi dilaksanakn BAN-PT untuk perguruan tinggi, sedangkan program studi dilaksanakan lembaga akreditasi mandiri (LAM) yang direkomendasikan BAN-PT kepada pemerintah.

Prof Dr Nizar Ali M Ag berharap pada tahun 2018 LAM Agama dapat terealisasi dan bisa melakukan akreditasi sendiri terhadap program studi.

Rangkaian acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci al-Quran dan tarian sambut yang diperagakan oleh mahasiswi Jurusan PIAUD IAIN Pontianak, selanjutnya diisi dengan sambutan ketua panitia, dekan FTIK, Rektor IAIN Pontianak, dan sambutan dan orasi ilmiah sekaligus membuka acara.

Sesi pagi 19 April 2017 dilanjutkan dengan kegiatan Konferensi Internasional PIAUD, empat pakar dari empat negara membentangkan paper mereka, yaitu; Yakni; Fauziah Fauzan EL M SE Akt M Si, Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang-Indonesia; Dr Abdulrazak Panaemalae School of Library Arts Walailak University-Thailand; Dr Hazmin Taha (Brunei) Kolej University Pendidikan Ugama Seri Begawan (KUPU SB)-Brunei Darussalam; dan Dr H Abang Ishar AY M Sc Hikmah Serawak-Malaysia. Baru pada siang agenda dilanjutkan diskusi paralel dan selanjutnya pertemuan tahunan ke 3 asosiasi program studi PIAUD Indonesia.

Sebelum city tour sebagai agenda penutup yakni pada tanggal 20 April 2017, namun acara secara resmi ditutup lebih awal, 19 April 2017 pukul 23.00 ditutup oleh wakil dekan I FTIK IAIN Pontianak, Eka Hendri AR. Dalam sambutannya sangat mengapresiasi dan berterima kasih dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut yang berjalan lancer tanpa menemukan hambatan. Sebelum menutut sambutannya Eka Hendri mempersembahkan satu buah puisi yang berjudul Adinda, puisi tersebut menurutnya sengaja ia buat khusus untuk para peserta kegiatan.

Selain pertemuan konferensi dan pertemuan tahunan Asosiasi Program Studi PIAUD, kegiatan ini dirangkaikan dengan kegiatan akademik mahasiswa yakni Kongres Mahasiswa PIAUD pertama yang diikuti sebanyak 20 mahasiswa dari berbagai PTKIN se-Indonesia.

Related Posts

Leave A Comment