ENTIKONG—Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Perbatasan IAIN Pontianak tahun 2018 suskes dilaksanakan. Acara perpisahan sekaligus penutupan kegiatan itu digelar pada Kamis (06/09/2018) di Masjid Istiqamah Entikong. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Camat Entikong, Kepala KUA, Ketua Masjid Istiqamah, Tokoh Agama, serta masyarakat sekitar. Turut hadir dalam momen tersebut Ketua LP2M IAIN Pontianak, Sukardi, SH., M.Hum, Kepala Pusat Pengabdian Pada Masyarakat, Sultan, MA.

Ketua Panitia, Mashuri mengucapkan terima kasih kepada Camat Entikong beserta jajarannya yang senantiasa membimbing dan membina serta mengizinkan mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat Entikong. “Semoga perpisahan ini tidak memutuskan silaturahmi, namun justru menambah keteguhan hati untuk saling menjaga tali persaudaraan satu sama lain.” Ujarnya.

Ketua Masjid Istiqamah, H. Ade Seprium menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa yang sangat membantu segala aktivitas yang ada di masjid. Khususnya terkait kebersihan dan memakmurkan masjid. “Semoga Allah Swt., melipatgandakan segala hal yang telah dilakukan mahasiswa selama mengabdi di Entikong.” ujarnya. Sementara itu, Perwakilan Camat Entikong, Wahyu Widianti berterima kasih kepada IAIN Pontianak yang mengirim mahasiswanya untuk terjun dan mengabdi kepada masyarakat khususnya di Entikong. Ia juga mendoakan kesuksesan dan keberhasilan mahasiswa di masa akan datang. “Semoga ke depan kalian menjadi pemuda-pemudi yang berhasil dan selalu memperjuangkan hak rakyat demi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.” harapnya.
Ketua KUA Entikong, Jafar merasa sangat bangga kepada mahasiswa IAIN Pontianak yang ikut membangun kejayaan Islam dengan membina ummat. “Ummat Islam akan kuat jika kita saling menghargai dan saling tolong menolong satu sama lain.” tuturnya.

Ketua LP2M IAIN Pontianak, Sukardi, SH., M.Hum mengungkapkan jika KKL Perbatasan merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang menjadi program mandatori negara. Selain itu dalam waktu dekat LP2M IAIN Pontianak mendelegasikan mahasiswa untuk melakukan riset di daerah Paloh, Temajuk, Sambas. “Semua kegiatan tersebut merupakan bukti komitmen IAIN Pontianak untuk mengabdi sepenuh hati kepada masyarakat sekaligus berkomitmen untuk ikut membantu program mandatori negara khususnya kaitannya persoalan perbatasan.” terangnya.

Ia pun menambahkan jika saat ini IAIN Pontianak sedang berbenah dan terus berbenah demi kemajuan pendidikan Islam di Kalimantan Barat. Oleh karenanya ia mengajak kepada seluruh masyarakat Entikong untuk mengirimkan anak-anaknya kuliah di IAIN Pontianak.

Penulis: Septian Utut
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here