Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR-RI ke IAIN Pontianak

0
1206

DSC_1688

Rektor IAIN Pontianak, Dr. H. Hamka Siregar, M.Ag mengapresiasi Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR-RI ke IAIN Pontianak yang dipusatkan di Aula Kampus pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2016. Kehadiran rombongan Anggota Dewan tersebut juga diikuti oleh Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA.

Menurut Hamka, kedatangan rombongan anggota Dewan ke IAIN Pontianak memberikan angin segar dan memberikan semangat baru, terlebih saat ini kampus sedang berbenah menyelesaikan pembangunan kuliah.

Sementara Ketua Komisi VIII DPR-RI, DR. Saleh Partaonan Daulay, M.Ag, M.Hum, MA menjelaskan tujuan utama kedatangannya bersama rombongan adalah dalam rangka memeriksa anggaran pembangunan gedung yang diberikan pada tahun 2015 dan 2016 dapat dipastikan sudah dilaksanakan pembangunannya sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pemerintah kepada komisi VIII.

“Hal ini menjadi salah satu fungsi dewan yang harus dijalankan, yakni melakukan pengawasan, dari tiga tugas dan fungsi anggota DPR yaitu, legislasi, budgeting, dan pengawasan”, kata Ketua Komisi VIII.

Ada pun tujuan berikutnya, paparnya, melihat perkembangan kampus IAIN Pontianak ke depan untuk diproyeksikan. Kampus ini merupakan kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat.

“Kami perlu mengetahui kondisi kampus hingga saat ini, berkenaan dengan data akademik dan keadaan mahasiswa, hingga kendala teknis yang dihadapi dosen IAIN Pontianak, agar dapat diproyeksikan ke depan seperti apa”, ungkap Saleh Partaonan Daulay di hadapan civitas akademika IAIN Pontianak.

Ia juga mendorong mahasiswa agar benar dalam proses pembelajaran di IAIN Pontianak, menurutnya tujuan utama mahasiswa ada dikampus ini adalah menuntut ilmu. Bukan untuk mencari kerja, persoalan mencari kerja adalah persoalan dimasa mendatang. Orang yang punya ilmu akan bermanfaat dimana saja.

DSC_1746Mengutip firman Allah SWT; “Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu (agama) beberapa derajat (Al-Mujaadilah: 11)”. Saleh Partaonan Daulay menyebut tidak akan sama kedudukan orang yang punya ilmu dengan tidak memiliki ilmu.

Oleh sebab itu, sebutnya sebelum mengakhiri kunjungan kerjanya, anggota dewan perlu mendengar keterangan dari rektor dan pejabatnya, dosen, dan mahasiswa agar dapat menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat agar dapat dijadikan acuan dan pandangan komisi VIII.

Sebelum menutup sekali lagi dia berpesan kepada mahasiswa IAIN Pontianak, agar tidak main-main dalam menuntut ilmu, jaminannya sangat jelas, mengutip Hadis “Orang yang menuntut ilmu, rizkinya akan diperluas oleh Allah SWT”, tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here