Kunjungi IAIN Pontianak, Ditjen Pendis Kemenag RI Sosialisasikan Program 5000 Doktor

Kamis, 07 September 2017, Subdit Kelembagaan dan Kerja Sama Dirjen Pendis Kemenag RI mengunjungi Institut Agama lslam Negeri (IAIN) Pontianak untuk mensosialisasikan Program 5000 Doktor. Tujuannya adalah supaya Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan di lingkungan IAIN Pontianak lebih familiar dengan program ini dan dapat mengikuti, serta berpatisipasi untuk mengikuti Program 5000 Doktor.

Kegiatan yang bertempat di Aula Lantai IV Gedung Rektorat IAIN Pontianak ini menghadirkan  narasumber dari Divisi Kerjasama Management Unit (PMU) Program 5000 Doktor Tahun 2017, Zidal Huda, S.Ag, M.H yang didampingi oleh Alip Nuryanto, M.Hum, Staf Subdit Kelembgaan Kemenag RI, dan dihadiri puluhan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan di lingkungan IAIN Pontianak.

Menurut Zidal Huda, Program 5000 Doktor merupakan program unggulan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. Program ini pertama kali diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada Desember 2014. Program 5000 Doktor meliputi pemberian bantuan studi S3 bagi para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang melanjutkan studi di kampus dalam negeri maupun luar negeri.

Pada target awal dibentuknya Program 5000 Doktor ialah pertahun akan melahirkan 1000 Doktor yang terdiri dari 250 doktor dari lulusan dari kampus luar negeri dan 750 dari kampus dalam negeri. Setelah meranjak pada tahun ketiga, program ini tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan. Pada tahun pertama, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang lulus mengikuti program ini berjumlah 80 orang dan tahun kedua berjumlah 80 orang. Atas dasar itulah, Subdit Kelembagaan dan Kerja Sama Dirjen Pendis Kemenag RI mengunjungi IAIN Pontianak untuk mensosialisasikan Program 5000 Doktor.

Sebelum membuka acara secara resmi, Dr. H. Hermansyah, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga menyambut baik kedatangan dari PMU Program 5000 Doktor Tahun 2017. “Kedatangan dari Divisi Kerjasama Management Unit Program 5000 Doktor merupakan anugerah bagi kami. Kita ingin tenaga pendidik dan tenaga kependidikan kita qualified dan memiliki kualifikasi S3. Ini bukan hanya berkaitan dengan kepentingan dosen yang bersangkutan, tapi juga demi kepentingan lembaga,” papar Warek I.

Warek I menghimbau kepada para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang ingin mengikuti program ini harus memperhatikan dan memenuhi prosedur-prosedur yang berlaku di IAIN Pontianak. Tujuannya supaya dosen dan tenaga kependidikan yang ingin mengikuti program ini tidak mendapatkan masalah setelah lulusnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Warek I berterima kasih kepada Divisi Kerjasama Management Unit Program 5000 Doktor yang sudah mau mengunjungi IAIN Pontianak. “Mudah-mudahan tahun depan semakin banyak dosen dan tenaga kependidikan kami bisa memanfaatkan program  5000 Doktor ini,” harapnya.

Related Posts

Leave A Comment