Mahasiswa PGRA Peragakan Alat Permainan Edukatif (APE) Sebagai Media Pembelajaran

0
1354

Alat Permainan Edukatif

Jurusan Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Pontianak menyelenggarakan Workshop Media Pembelajaran selama 3 hari pada 12 s/d 14 Juni 2015.

Ketua Jurusan PGRA, Nur Hamzah, M.Pd, mengatakan workshop yang diadakan di Aula Rektorat IAIN Pontianak lantai IV tersebut bertujuan untuk memperdalam konsep dasar pembuatan media pembelajaran yang berupa alat permainan edukatif (APE) di Jurusan yang calon tenaga pendidiknya akan berhadapan dengan anak-anak.

Acara pembukaan workshop sekaligus dibarengi dengan penandatanganan MoU dengan Himpunan Psikologi Indonesia wilayah Kalbar.

Drs. Mansur, M.Pd, hadir sebagai pemateri mengungkapkan media pembelajaran yang perlu dibuat oleh calon pendidik dari Jurusan PGRA FTIK IAIN Pontianak setidaknya mampu mengembangkan dan merangsang kemampuan dasar anak.

“Mahasiswa Jurusan PGRA nantinya akan menjadi calon tenaga pendidik yang akan berhadapan dengan balita dan anak-anak. Oleh karena itu, media pembelajaran yang digunakan disesuaikan dengan usia anak-anak tersebut”, lanjutnya.

Menurutnya, alat permainan edukatif sebagai media pembelajaran paling tidak mampu memberi stimulus pada anak untuk mengembangkan kemampuan dasar mereka seperti mengenal bentuk, warna, besaran, serta melatih motorik halus.

Sementara itu, terang Mansur, sebagai calon tenaga pengajar yang peserta didiknya balita dan anak-anak, Mansur menambahkan, ide kreatif, wawasan, dan pemahaman peserta workshop merupakan hal penting yang mesti ada dalam diri seorang guru TK, terutama saat membuat media belajar yang bersifat edukatif.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta dilatih untuk membuat beberapa alat permainan edukatif yang terbuat dari bahan-bahan yang mudah diperoleh seperti kain, kertas, kardus, barang bekas, dan bahan alam (buah).

Kegiatan workshop tersebut diakhiri dengan praktik pembuatan alat permainan edukatif yang telah diajarkan pada sesi teori dibarengi dengan sesi permainan dan outbound di pantai Mimi Land.

SHARE
Previous articleYudisium FTIK IAIN Pontianak
Next articleCatatan Perjalanan PIONIR VIII Palu 2015

IAIN PONTIANAK, HUMAS – IAIN Pontianak sebagai Perguruan tinggi penyedia jasa pendidikan perlu mengelola citranya. Hal ini akan berkaitan dengan kepercayaan publik terhadap aspek kualitas pendidikan serta komponen mendasar lainnya yang melekat pada kampus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here