Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar Wisuda ke VII pada Sabtu, (21/7). Kegiatan itu diselenggarakan di Gedung Sport Center IAIN Pontianak. Wisuda kali ini mengusung tema “Wisudawan IAIN Pontianak Siap Menjadi Garda NKRI, Membumikan Ajaran Islam Washatiyah dan Menangkal Gerakan Radikalisasi Pragmatis”. Sebanyak 344 orang dikukuhkan gelar kesarjanaannya pada prosesi yang berlangsung hikmat tersebut.

Peserta kegiatan ini terdiri dari 192 wisudawan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), 82 Wisudawan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI), 42 Wisudawan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), dan 28 wisudawan program Pascasarjana. Tampak para orang tua/wali memenuhi lokasi kegiatan guna menyaksikan prosesi wisuda putra-putrinya. Suasana gembira dan penuh kebanggaan terpancar dari raut wajah mereka. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para undangan dari berbagai instansi dan stake holder IAIN Pontianak. Kesempurnaan acara semakin lengkap dengan kehadiran Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Prof. H. Arskal Salim, GP, MA, Ph.D. Kapolda Kalimantan Barat Irjen. Pol. Drs. Didi Haryono, SH., MH, didaulat untuk menyampaikan orasi ilmiah.

Rektor IAIN Pontianak dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan jenjang studinya. Ucapan selamat selamat dan terimakasih juga ia utarakan kepada para orang tua/wali yang telah mempercayakan IAIN Pontianak sebagai tempat menimba ilmu bagi putra-putrinya. Menyikapi situasi kehidupan berbangsa saat ini, rektor berpesan kepada seluruh lulusan IAIN Pontianak agar menjadi garda terdepan dalam menangkal radikalisme agama yang dapat mengancam kondusifitas kehidupan bernegara. “Pahami, dalami, dan sebarkan ajaran Islam yang moderat, yaitu ajaran Islam washatiyyah, sebuah ajaran yang menghargai perbedaan, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin,” paparnya. Dengan corak keislaman seperti ini, diharapkan mampu membentengi keutuhan NKRI. Di akhir sambutannya, rektor mengajak para wisudawan untuk terus menjaga nama baik pribadi, keluarga dan almamater. “Sampaikanlah segala kebaikan yang Anda semua dapat dari kampus ini, agar kemanfaatan dan keberkahan ilmu tersebut dapat menyebar luas di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Andry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here