Rektor IAIN Pontianak: Hukum Islam Saat Ini Sangat Dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia

0
61 views

Senin, 22 Mei 2017, bertempat di Auditorium Syeikh Abdul Rani Mahmud IAIN Pontianak, Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyyah (AS) FSEI IAIN Pontianak mengadakan Seminar Hukum Islam mengusung tema, “Menakar Hukum Keluarga Islam di Era Demokratisasi.”

Rektor IAIN Pontianak, Dr. H. Hamka Serigar, M.Ag., memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi kegiatan seminar tersebut. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa hukum Islam saat ini sangat dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia. Ini merupakan kesimpulan Rektor ketika menjelaskan tentang ketidakefesienan hukum kurungan (penjara) yang ada di Indonesia.

Rektor memberikan contoh tentang peristiwa 442 tahanan kabur dari Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru kemarin (05/05/2017). ”Menurut saya, kondisi Rutan yang ada di Indonesia sudah banyak yang overload dan biaya yang dikeluarkan oleh negara dari APBN untuk menghidupi orang yang di penjara terlalu besar. Sudah kondisi penjaranya sempit dan dikurung lagi dengan beberapa orang di dalamnya. Menurut saya, ini merupakan perbuatan yang tidak manusiawi,” jelas Rektor.

Belum lagi adanya dugaan di dalam Rutan tersebut terjadi transaksi narkoba dan tindakan kriminal lainnya. Setelah masuk penjara, bukannya menjadikan orang lebih baik, malah tambah ahli dalam hal tindakan kriminal. Oleh karena itu, hukum Islam itu adalah hukum yang paling maju dan efesien. Kalau mencuri ya potong tangan, kalau membunuh ya dibunuh. Bagi saya, hukum Islam saat ini sangat dibutuhkan dan sangat diperlukan oleh bangsa Indonesia,” papar Rektor.

Ada dua narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan Seminar Hukum Islam ini. Pertama, Prof. Dr. Amin Suma, S.H., M.H., membahas tentang hukum keluarga Islam dari sisi internalnya. Sedangkan nara sumber kedua, yaitu Drs. Panusunan Harahap, S.H., M.H., membahas tentang hukum keluarga Islam dari sisi internalnya. Kedua narasumber tersebut sama-sama memberikan gambaran tentang hukum keluarga Islam di Era Demokratisasi. Ratusan peserta menyimak penjelasan kedua narasumber dengan antusias. (luthfy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here