Seminar Nasional: “Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal untuk Meningkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi”

0
180 views

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pontianak mengadakan Kegiatan Seminar Nasional dengan tema, “Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal untuk Meningkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi” pada hari Selasa, 04 April 2017 di Auditorium Syekh Abdul Rani Mahmud IAIN Pontianak. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari civitas akademika IAIN Pontianak dan perwakilan dari seluruh Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta se-Kalimantan Barat.

Tujuan dilaksanakan Seminar Nasional ini ialah untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana membangun Perguruan Tinggi di Kalimantan Barat yang bermutu dan mempunyai daya saing. Oleh karena itu, seminar nasional ini menghadirkan beberapa narasumber yang mempunyai segudang pengalaman dalam membangun perguruan tinggi dan menjabat sebagai rektor di institusi mereka masing-masing yang sudah terakreditasi internasional.

Narasumber pertama ialah Prof. Dr. Ir. Muhammad Bisri, MS., Rektor Universitas Brawijaya Malang yang menyampaikan materi tentang “Peningkatan Daya Saing Perguruan Tinggi melalui Implementasi Manajemen Mutu.” Menurut Rektor Universitas Brawijaya Malang, setiap perguruan tinggi harus mempunyai Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sesuai dengan kultur masing-masing institusi. Apabila SPMI ini sudah berjalan dengan baik di sebuah perguruan tinggi, maka secara otomatis akreditasinya pasti bagus.

Kemudian narasumber kedua, yaitu: Prof. Dr. Dede Rosada, MA., Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menyampaikan materi tentang “Implementasi SPMI untuk Meningkatkan Mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).” Senada yang telah disampaikan oleh Muhammad Bisri, menurut Dede Rosada, dalam menyelenggarakan perguruan tinggi harus disesuaikan dengan standar. Oleh karena itu, IAIN Pontianak harus membuat Standar Penjaminan Mutu Internal untuk menjadi perguruan tinggi yang bermutu. Dengan terpenuhinya standar tersebut, maka secara otomatis kepuasan dan trust masyarakat semakin meningkat kepada IAIN Pontianak.

Kedua narasumber seminar nasional tersebut selanjutnya berbagi pengalaman tentang apa yang sudah dilakukan oleh Universitas Brawijaya Malang dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang sudah berstandar ASEAN Quality Network-Quality Assurance (AUN-QA). Pengalaman-pengalaman yang telah dibagi oleh kedua narasumber tersebut membuat para peserta “terkagum-kagum” dengan apa yang telah dijelaskan. Diharapkan apa yang telah dibagi kedua narasumber tersebut dapat dipelajari dan diimplementasikan oleh para peserta di institusi masing-masing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here