Pontianak (iainptk.ac.id) Selasa, 12 Mei 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak menggelar Workshop Finalisasi Akreditasi Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) dan Akuntansi pada Selasa, 12 Mei 2026, bertempat di Hotel Transera Pontianak. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas akademik di lingkungan FEBI IAIN Pontianak.
Workshop tersebut dihadiri oleh pimpinan universitas, jajaran fakultas, serta tim penyusun borang akreditasi. Dalam sambutannya, Dekan FEBI IAIN Pontianak, Prof. Dr. Syamsul Hidayat menyampaikan bahwa akreditasi Prodi MBS dan Akuntansi merupakan tahapan akhir dari proses akreditasi program studi di FEBI.
Ia mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika fakultas yang telah berupaya maksimal selama ini.
“Ini merupakan akreditasi terakhir kami pada Prodi MBS dan Akuntansi. Ini juga hasil dari keringat para teman-teman fakultas atas kerja kerasnya selama ini. Akreditasi ini merupakan pembuktian sebagai budaya untuk menjadikan mutu kualitas kampus kita menjadi unggul,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor IAIN Pontianak atas dukungan yang terus diberikan kepada fakultas, khususnya di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.
“Big thanks untuk Pak Rektor atas support-nya selama ini. Walaupun kita dalam fase efisiensi, kegiatan semua fakultas selalu dapat diprioritaskan. Dinamika positif yang terjadi di ruang lingkup fakultas kita tidak terlepas dari rasa kebersamaan yang ada,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. KH. Syarif dalam sambutannya menekankan pentingnya menghindari perilaku verbalistik dalam lingkungan akademik dan pelayanan publik.
Menurutnya, perilaku verbalistik dapat mengurangi nilai adab serta kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Ia menilai proses akreditasi menjadi salah satu langkah konkret untuk membangun budaya kerja yang lebih nyata dan terukur.
“Perilaku verbalisme atau verbalistik itu merupakan perilaku yang mengurangi adab kita. Betapa pentingnya kita menghindari perilaku tersebut berkaitan dengan adab kita kepada sesama, dan juga berkaitan dengan peran kita sebagai pelayan publik,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa borang-borang akreditasi selama ini menjadi salah satu acuan penting dalam pelaksanaan rapat kerja dan pengembangan mutu institusi.
“Akreditasi ini merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mengikis sifat verbalistik kita. Di antara hal-hal yang kita jadikan acuan dalam raker adalah borang-borang akreditasi. Maka dari itu, semoga setelah workshop akreditasi ini saya buka, semuanya berjalan lancar, serta sifat-sifat verbalistik kita berkurang secara signifikan,” pungkasnya.
Melalui workshop ini, FEBI IAIN Pontianak berharap proses finalisasi dokumen akreditasi dapat berjalan optimal dan memberikan hasil terbaik bagi peningkatan kualitas program studi serta institusi secara keseluruhan.
Penulis : Aditya
Editor : Bambang
