Pontianak (iainptk.ac.id) 13 Januari 2026 – Ruang Rapat Senat Lantai 4 Gedung Rektorat IAIN Pontianak menjadi saksi semangat membara civitas akademika Fakultas Syariah pada Selasa (13/1/2026). Dekan Fakultas Syariah, Dr. Firdaus Achmad, M.Hum., secara resmi membuka gelaran bergengsi Opening Ceremony Islamic Law Competition (ILC) 2026 yang dirangkaikan dengan Studium Generale.
Mengangkat tema “Generasi Muda Berinspirasi, Berinovasi, dan Berprestasi”, acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat, dosen, serta mahasiswa Fakultas Syariah yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, Dr. Firdaus Achmad mengaku sangat tersentuh dan bangga dengan tema yang diangkat oleh panitia. Menurutnya, diksi “Inspirasi” dan “Inovasi” adalah syarat mutlak bagi siapa pun yang ingin merengkuh prestasi nyata.
“Orang yang berprestasi adalah mereka yang memiliki inovasi dan mampu mewujudkannya dalam bentuk riil di kehidupan nyata. Inovasi bukan sekadar wacana, tapi tindakan,” tegas Dr. Firdaus di hadapan peserta.
Beliau juga berani mengklaim bahwa Fakultas Syariah IAIN Pontianak memiliki daya inovasi yang unggul. Salah satu bukti nyatanya adalah terobosan integrasi program magang dengan Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Program ini dirancang untuk menyederhanakan masa studi mahasiswa tanpa sedikit pun mengurangi kualitas akademik yang dihasilkan.
Prestasi Fakultas Syariah tidak hanya diakui secara lokal. Dr. Firdaus mengungkapkan bahwa Fakultas Syariah IAIN Pontianak kini dipercaya oleh Forum Dekan Fakultas Syariah seluruh Indonesia sebagai penyusun panduan magang nasional. Hal ini merupakan buah dari sosialisasi dan presentasi visi magang masa depan yang dinilai sangat progresif.
Lebih lanjut, beliau berpesan agar mahasiswa Syariah menjadi kelompok yang tidak hanya paham hukum, tetapi mahir dalam merumuskan diksi hukum agar terhindar dari delik. “Kita tidak mencari pasal, tapi kita belajar menyusun pasal. Keberanian menyampaikan pikiran, kritik, dan masukan adalah bagian dari inovasi keilmuan. Kuncinya adalah keyakinan; jika apa yang Anda lakukan benar, jangan pernah takut,” pesannya memotivasi.
Setelah prosesi pembukaan yang ditandai dengan ucapan Basmalah, acara dilanjutkan dengan sesi International Guest Lecture. Agenda ini menghadirkan narasumber berkelas dunia:
1. Prof. Dr. Zaimuariffudin Shukri bin Nordin (Ketua Jabatan Pendidikan Universiti Malaysia Sarawak).
2. Ardiansyah, M.Hum. (Akademisi IAIN Pontianak).
Kehadiran pakar dari Malaysia ini diharapkan dapat memperluas cakrawala berpikir mahasiswa dalam memandang hukum Islam di kancah global, sekaligus memperkuat posisi Fakultas Syariah IAIN Pontianak sebagai fakultas yang inovatif dan berprestasi di tahun 2026.
Penulis: Asip
Editor: Bambang EP

