Pontianak (iainptk.ac.id) Selasa (21/10/2025) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Pontianak menyelenggarakan Workshop Pembaharuan Pedoman Pengabdian kepada Masyarakat yang berlangsung di Ruang VIP Aula A. Rani IAIN Pontianak mulai Selasa hingga Kamis, 21–23 Oktober 2025. Kegiatan ini mengundang 21 Kaprodi, 6 Gugus Kendali Mutu fakultas dan menghadirkan Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Ali Hasmy, M.Si, sebagai pemateri utama. Adapun Ketua Panitia kegiatan ini Dr. Fauziah, M.Pd (Korpus PKM).
Sekretaris LP2M, Andry Fitriyanto, M.Ud, menjelaskan bahwa forum ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu layanan pengabdian di lingkungan kampus.
“Forum ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kapasitas dan bobot akademik di kampus kita, yaitu dengan pembaharuan kembali pedoman layanan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini digagas oleh ketua kami, Dr. Usman, M.Pd.I, bersama Ketua Panitia Dr. Fauziah, M.Pd (Korpus PKM), tentang pentingnya pedoman ini yang merupakan salah satu poin tuntutan dari asesmen yang berkaitan dengan akreditasi prodi, akreditasi kampus, dan ISO,” ujar Andry.
Ia menambahkan, pembaharuan pedoman ini diharapkan dapat membawa perubahan nyata dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat di lingkungan IAIN Pontianak.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas yang sebelumnya biasa menjadi sesuatu yang lebih serius untuk kita rumuskan, kemudian kita dapat menyentuh substansi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jadi saya harapkan kehadiran bapak ibu di sini semua agar menjadi stakeholder dalam perancangan ini,” lanjutnya.
Sementara itu, Warek I IAIN Pontianak, Dr. Ali Hasmy, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan pesan dari Rektor IAIN Pontianak sekaligus menegaskan pentingnya semangat kolektif dalam membangun organisasi yang sehat dan adaptif.
“Saya dalam sambutan ini hanya menyampaikan salam Pak Rektor saja, selebihnya saya diminta beliau untuk menjadi pemateri yang menyampaikan konsep kegiatan ini. Tadi saya sudah sampaikan juga ke Pak Sekretaris, bahwa organisasi yang baik itu mesti tidak bergantung oleh perseorangan, dalam konteks apapun, dengan beberapa personal itu organisasi harus tetap jalan,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu menumbuhkan kemandirian dalam tim, serta pemahaman mendalam terhadap konsep dan landasan hukum pengabdian masyarakat.
“Leadership itu salah satu fungsinya adalah menumbuhkan kepemimpinan kepada bawahan, jadi tidak terpaku pada pimpinan. Contohnya kegiatan ini, walaupun ketuanya berhalangan hadir, tapi personal yang ada tetap hadir dan terlibat. Konsep PKM itu sebenarnya ada di otak kita, tapi mesti diluruskan. Biasanya kalau kita baca draft itu langsung ke materinya, padahal ada bagian penting bagi pemahaman ide yang tercantum dalam draft SK,” jelasnya.
Workshop ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi LP2M IAIN Pontianak dalam memperkuat peran dan kontribusinya terhadap pengembangan tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang lebih terarah, bermakna, dan berkelanjutan.
Penulis : Aditya
Editor : Bambang

