IAIN Pontianak

Pelatihan APAR di FEBI IAIN Pontianak Wujudkan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran di Lingkungan Kampus

Pontianak (iainptk.ac.id)  09 Desember 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak menggelar Pelatihan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang berlangsung di halaman Gedung FEBI. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan tenaga pendidik FEBI, perwakilan SEMA dan DEMA FEBI, seluruh HMPS FEBI, serta satuan pengamanan kampus.

Turut hadir sebagai tamu undangan yaitu ICMI Kota Pontianak, Ketua PSMTI, Damkar Bhakti 28, dan Ketua Matakin Kalbar, yang memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana di lingkungan kampus.

Wakil Rektor I IAIN Pontianak, Dr. Ali Hasmy, M.Si., menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya pelatihan ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan terkait pencegahan kebakaran merupakan hal yang sangat penting dan baru pertama kali dilakukan di lingkungan kampus.

“Saya senang karena FEBI menjalankan kegiatan ini, karena sejak tahun 90 saya mengajar di sini, belum pernah ada pelatihan pencegahan bencana kebakaran di kampus kita. Sekali lagi, saya mewakili rektor mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berhadir memberikan pelatihan ini,” ujarnya.

Ketua Matakin Kalbar, Bapak Sutadi, S.H., memberikan pandangan filosofis mengenai pentingnya antisipasi dan tanggung jawab kolektif dalam menghadapi potensi bencana.

“Ada satu kalimat yang sangat berkesan bagi saya yaitu: jika kita tidak memikirkan kemungkinan yang masih jauh, maka bahaya akan semakin dekat. Peluklah erat-erat seolah engkau akan kehilangan, kesombongan akan mendatangkan rugi dan kerendahan hati akan mendatangkan berkah,” tuturnya.
“Api itu tidak punya suku, tidak punya agama. Maka kesiapan kita untuk mengantisipasi kebakaran dan mendahulukan keselamatan bersama itu memerlukan rasa cinta kasih yang kuat,” tambahnya.

Dekan FEBI, Dr. Samsul Hidayat, MA., menyampaikan bahwa pelatihan APAR ini merupakan tindak lanjut dari hasil audit ISO yang menilai bahwa kesiapsiagaan bencana di IAIN Pontianak masih perlu ditingkatkan.

“Tujuan kegiatan ini sebenarnya adalah hasil temuan dari audit ISO, yang menyatakan bahwa kesiapsiagaan di IAIN ini belum maksimal. Kami ingin mengimplementasikan prinsip manajemen risiko sesuai dengan saran audit ISO, dan ini merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan lingkungan kampus aman,” jelasnya.

Kegiatan Pelatihan APAR ini diharapkan menjadi awal dari program berkelanjutan terkait keselamatan dan mitigasi bencana di lingkungan IAIN Pontianak. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti materi teori maupun praktik penggunaan APAR yang diberikan oleh tim Damkar Bhakti 28.

Penulis : Aditya

Editor : Bambang