IAIN Pontianak

Tim Humas IAIN Pontianak Gelar Persiapan Podcast Bersama Praktisi TVRI Kalbar

Pontianak (iainptk.ac.id), 24 Desember 2025 — Tim Humas Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar kegiatan persiapan pengembangan podcast dengan menghadirkan praktisi penyiaran profesional dari Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Kalimantan Barat. Kegiatan ini berlangsung di CW Space Pontianak pada Rabu, 24 Desember 2025.

Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Romdlon, S.Sos.I., Reporter sekaligus Produser Berita di LPP TVRI Kalbar yang juga menjabat sebagai Ahli Pertama Pranata Siaran TVRI Kalbar. Romdlon merupakan alumni IAIN Pontianak Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), sehingga kehadirannya dinilai relevan dalam penguatan media komunikasi institusi.

Dalam pemaparannya, Romdlon menekankan bahwa pengembangan podcast kampus harus diawali dengan perencanaan program yang matang, konsisten, dan terukur. Menurutnya, podcast yang ingin berkembang—bahkan berpotensi menjadi barometer media kampus—harus memiliki konsep yang jelas, sasaran audiens yang tepat, serta jadwal publikasi yang konsisten dan dievaluasi secara berkala berdasarkan keterlibatan penonton.

Ia juga menyarankan agar Tim Humas IAIN Pontianak membangun kolaborasi dengan dosen dan mahasiswa, serta membuka peluang kerja sama dengan narasumber dari luar kampus, termasuk figur publik atau influencer yang relevan. Hal tersebut dinilai mampu meningkatkan daya tarik dan jangkauan audiens podcast.

“Tema bisa dikemas secara tematik maupun campuran, disesuaikan dengan minat publik dan tren yang sedang berkembang. Namun yang terpenting, jangan sekadar mengulang konten yang sudah banyak di media lain. Carilah sudut pandang baru atau tawarkan solusi, sehingga podcast memiliki nilai tambah,” jelasnya.

Dari sisi teknis produksi, Romdlon menekankan pentingnya menentukan durasi tayangan yang pas, penggunaan kamera dengan kualitas gambar yang tajam. Ia juga menyarankan pembuatan video dummy sebelum produksi resmi untuk mengukur kualitas visual, audio, dan konsep penyajian.

Selain itu, Romdlon menilai bahwa satu kali proses produksi sebaiknya dapat menghasilkan beberapa konten agar lebih efisien. Ia juga menyoroti peran penting thumbnail sebagai salah satu daya tarik utama penonton, serta pentingnya mendorong interaksi positif melalui komentar audiens. Setiap konten, menurutnya, perlu dipantau tingkat keterlibatan (engagement) sebagai bahan evaluasi program ke depan.

Ketua Tim Humas IAIN Pontianak, Bambang Eko Priyanto, S.Kom.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mempersiapkan Podcast IAIN Pontianak sebagai media publikasi dan komunikasi institusi.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kami dalam menyiapkan Podcast IAIN Pontianak agar hadir sebagai media informasi yang edukatif, komunikatif, dan mencerminkan nilai-nilai institusi. Kehadiran praktisi penyiaran sekaligus alumni IAIN Pontianak tentu memberikan wawasan dan motivasi bagi Tim Humas,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Ketua Tim Humas IAIN Pontianak berharap podcast ke depan dapat menjadi sarana strategis dalam menyampaikan informasi, gagasan, serta aktivitas akademik kepada civitas akademika dan masyarakat luas dengan kemasan yang lebih menarik dan relevan.

Penulis : BEP
Editor : Bambang