Pontianak (iainptk.ac.id) 13 Januari 2026 – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melalui Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) serta Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) sukses menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture. Acara yang berkolaborasi dengan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) ini berlangsung pada Selasa, 13 Januari 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan di Ruang Laboratorium Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Gedung Terpadu Perpustakaan IAIN Pontianak lantai IV. Hadir dalam acara ini pimpinan dari kedua fakultas, di antaranya Dekan FDKI, Dr. Yusriadi, M.A., serta Dekan Fusha, Prof. Dr. Sahri, M.A., dan jajaran, serta mahasiswa dari kedua Fakultas.
Kuliah tamu internasional ini menghadirkan pakar dari kedua universitas untuk membedah berbagai isu strategis, mulai dari pemanfaatan teknologi dalam dakwah hingga tinjauan historis Islam di tanah Borneo.
Seminar ini dibuka oleh Prof. Gs. Dr. Tarmidji Masron dari UNIMAS. Mengusung tema “Sistem Maklumat Geografi (GIS) dalam Dakwah: Apa dan Kenapa?”. Beliau memaparkan bagaimana teknologi pemetaan dan analisis spasial dapat digunakan untuk menunjang efektivitas penyebaran dakwah Islam di era modern.
Dilanjutkan oleh Dr. Zulkifli, S.Ag., M.A. Membahas mengenai “Masjid Kerajaan sebagai Pusat Kebudayaan Islam Borneo: Studi Historis pada Masjid Kerajaan Sanggau, Sekadau, dan Sintang”. Materi ini menyoroti peran strategis masjid-masjid bersejarah sebagai pusat peradaban di Kalimantan Barat.
Terakhir, Dr. Patmawati, M.A. Menutup sesi dengan presentasi berjudul “The Islamization of the Mempawah Kingdom during the Reign of Opu Daeng Manambon (1741-1761): Religious and Cultural Perspectives”. Penjelasan ini memberikan wawasan mendalam mengenai proses islamisasi di Kerajaan Mempawah dari sudut pandang religi dan budaya.
Agenda ini diharapkan dapat mempererat kerja sama akademik antara IAIN Pontianak dan UNIMAS, sekaligus memperkaya khazanah keilmuan mahasiswa di lingkungan FDKI dan Fusha. Melalui diskusi ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus menggali potensi penelitian kolaboratif yang relevan dengan karakteristik wilayah Borneo.
Penulis : Farli
Editor : Bambang

