PONTIANAK (iainptk.ac.id)–
Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, SH., M.Hum menjadi salah satu narasumber dalam Seminar Kepemudaan dengan tema Membangun Jiwa Pemuda yang Unggul, Berdaya Saing, dan Bermoral yang diselenggarakan oleh DEMA IAIN Pontianak, Kamis (10/01) di Auditorium Abdul Rani Mahmud. Dalam kesempatan tersebut hadir pula narasumber lainnya yaitu Kasubdit Bhabinkamtibmas Polda Kalimantan Barat, AKBP K. Tri Panungko, S.IK, MM, Rektor Balai Kopi, Abdul Qodir Jailani (Qodja). Rektor IAIN Pontianak, Dr. Syarif, MA membuka acara tersebut secara resmi.

Hadir pula Wakil Rektor III, Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Abdul Mukti Rouf, MA, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, Suyati, S.Ag beserta pejabat lainnya. Kurang lebih 400 peserta hadir sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, SH., M.Hum mengatakan “Kita memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah akan tetapi tidak diikuti dengan Sumber Daya Manusia yang mumpuni, akhirnya kita hanya bisa menjadi penonton di daerah sendiri. Pemuda harus kristis dengan hal tersebut. Jangan hanya minum kopi sambil main laptop selama berjam-jam. Pemuda harus membangun diri dari awal bagaimana menjadi seorang yang profesional dan berintegritas. Ke depan siapa yang memiliki integritas dialah yang akan tampil menjadi pemimpin.” ungkapnya.

Selain itu ia menyampaikan jika pemuda harus terbiasa dengan kompetisi. Jangan merengek dan mudah cengeng. Pemuda harus memiliki jiwa petarung. Banyak sekali peluang yang bisa diambil. Menurutnya yang terpenting menguasai aturan mainnya dan pahami regulasi yang ada. “Pemuda harus menguasai medan dan paham akan aturan dan regulasi yang berlaku.”Katanya.

Dalam kesempatan itu juga Gubernur Kalimantan Barat juga berbicara mengenai strategi. Ia mengaku strategi yang baik akan menghasilkan hasil yang baik. Walaupun dalam kondisi dan situasi yang tidak menguntungkan maupun memungkinkan. Namun dengan adanya strategi yang jitu yang tadinya tidak mungkin akan menjadi mungkin. Ia pun mengingatkan pula jika semua itu akan diraih apabila ada ikhtiar yang kuat dan doa serta ridho Allah SWT.

Tidak hanya itu, saat sesi wawancara, Gubernur Kalimantan Barat mengucapkan selamat kepada IAIN Pontianak yang berhasil meraih akreditasi “B”. “Saya mengucapkan selamat kepada IAIN Pontianak yang telah terakreditasi B. Kita berharap ke depan ditingkatkan terus. Jika perlu seluruh prodinya beserta IAIN Pontianak terakreditasi A. Secepatnya diupayakan supaya bisa berubah menjadi UIN Pontianak. Pemerintah provinsi akan membantu. Semoga dengan keberadaan IAIN yang prodinya nanti terakrediatsi A dan telah menjadi UIN, maka Kalimantan Barat mempunyai SDM yang handal untuk menjawab tantangan zaman. Dalam hal ini setara bahkan lebih maju dari yang lainnya” pungkasnya.

Penulis: Septian Utut
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here