Pontianak, (iainptk.ac.id)–“Budayakan setiap kegiatan yang kita selenggarakan, mesti dilakukan evaluasi. Penting dilakukan refleksi diri dan instansi agar semakin baik ke depannya. Jangan pernah abaikan hal-hal kecil. Karena tidak pernah ada hal yang besar, bila tidak diawali dengan hal-hal kecil”. Hal itu disampaikan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Pontianak saat membuka acara Publikasi, Monitoring dan Evaluasi Kepuasan Mahasiswa terhadap Layanan Akademik dan Non Akademik yang digelar Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pontianak, pada Rabu (24/10/2018) pagi.

Tampak hadir puluhan pejabat di ruang senat IAIN Pontianak. Mulai dari Kepala Biro AUAK, Syahrul Yadi, M.Si, para kabag, para ketua jurusan, hingga para kasubbag di lingkungan IAIN Pontianak. Mereka menyimak dengan serius hasil paparan kepuasaan stakholders yang didapat dari hasil suvey dari 1.146 responden melalui online di website www.iainptk.ac.id.

Dr. Ibrahim selaku peneliti menyampaikan bahwa metode survey melalui metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Ada 10 variabel dalam survey ini yang teruji valid: unsur fisik layanan, keandalan, daya tanggap, kecakapan, kesopanan, kepercayaan, keamanan, akses layanan, komunikasi, dan memahami pelanggan.

Secara umum hasil survey menunjukkan bahwa responden menyatakan puas atas layanan tersebut sebesar 43 sd 52 persen. Sedangkan yang tidak puas masih berkisar di atas 10 persen. Selebihnya menyatakan abstain. Titik fokus kita adalah perbaikan pelayanan dan peningkatas kualitas layanan.

Sumin, Kepala PTID IAIN Pontianak menyatakan bahwa “Hasil survey ini perlu segera dilakukan tindak lanjut oleh leading sector yang ada di kampus ini. Hal tersebut akan dapat berpengaruh terhadap penilaian akreditasi perguruan tinggi” jelasnya.

Penulis: Aspari Ismail
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here