Jakarta (iainptk.ac.id) 03 Januari 2026 – Ketua Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Halal Center IAIN Pontianak, Suhardiman, M.S.I., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LP3H Se-Indonesia yang digelar di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta. Agenda krusial yang berlangsung pada 02 s.d. 04 Februari 2026 ini bertujuan untuk menyatukan visi dan strategi percepatan sertifikasi halal nasional.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Husein. Dalam arahannya, beliau menekankan dua poin fundamental bagi para penggiat halal di seluruh Indonesia:
Mandat Strategis BPJPH 2026 diantaranya Pemberlakuan Wajib Halal: BPJPH menegaskan kembali bahwa batas akhir kewajiban sertifikasi halal jatuh pada Oktober 2026. Ini merupakan tonggak sejarah bagi kepastian hukum dan kualitas produk di Indonesia.
Optimalisasi Kuota SEHATI: Pemerintah mendorong penuh pemanfaatan kuota Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) 2026. Program ini dirancang sebagai stimulan utama bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk menembus pasar formal melalui sertifikasi halal.
Komitmen Strategis IAIN Pontianak
Dalam kesempatan tersebut, Suhardiman, M.S.I. menyatakan kesiapan LP3H Halal Center IAIN Pontianak untuk mengejawantahkan instruksi pusat ke dalam langkah-langkah konkret di daerah. Beliau berkomitmen menggerakkan seluruh sumber daya pendamping PPH di bawah naungan IAIN Pontianak agar lebih masif dalam menyerap kuota Sehati.
“Tugas kami adalah mengejawantahkan arahan dari BPJPH ke dalam aksi nyata di lapangan. Kami ingin memastikan pelaku usaha di Kalimantan Barat, khususnya UMK, mendapatkan akses penuh terhadap kuota Sehati 2026 agar mereka siap menghadapi kewajiban sertifikasi pada Oktober 2026 mendatang,” tegas Suhardiman, M.S.I. di sela-sela Rakornas (03/02).
Kehadiran IAIN Pontianak dalam Rakornas ini mempertegas peran strategis akademisi dalam memperkuat ekosistem halal nasional. Dengan koordinasi yang solid, target Indonesia sebagai pusat industri halal dunia diharapkan dapat segera terwujud.


