Pontianak (iainptk.ac.id) 02 Maret 2026 – IAIN Pontianak kembali menggelar tausiah rutin setelah salat Dzuhur pada Senin, 02 Maret 2026, bertempat di Masjid kampus Syekh Abdul Rani Mahmud. Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika dan jamaah yang hadir untuk menambah wawasan keislaman serta memperkuat spiritualitas, khususnya dalam momentum bulan Ramadan.
Tausiah kali ini disampaikan oleh Drs. H. Dulhadi, M.Pd. yang mengangkat tema tentang keutamaan puasa Ramadan yang dilakukan secara ihtisaban. Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan hadis yang sangat familiar di tengah umat Islam, yaitu tentang keutamaan puasa Ramadan yang dikerjakan karena Allah akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu.
Beliau menjelaskan bahwa puasa yang berkah adalah puasa yang dilakukan secara ihtisaban, yakni puasa yang dijalankan dengan penuh kesadaran, pengharapan pahala, serta kontrol diri yang baik. Puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala puasa. “Puasa yang ihtisaban adalah puasa yang benar-benar kita jaga, kita perhitungkan setiap sikap dan perilaku agar tidak sedikit pun mengurai pahala yang telah kita kumpulkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa dalam bulan Ramadan, Allah SWT menyediakan banyak sarana untuk menghapus dosa hamba-Nya. Berbagai ibadah seperti puasa, salat, sedekah, dan memperbanyak dzikir menjadi alat untuk membersihkan diri dari sifat-sifat hewani dan sifat setan yang kerap muncul dalam diri manusia.
Melalui tausiah rutin ini, diharapkan seluruh jamaah dapat memaknai Ramadan sebagai momentum perbaikan diri, memperkuat pengendalian diri, serta meraih ampunan Allah SWT dengan menjalankan puasa secara sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan.
Penulis : Aditya
Editor : Bambang
