IAIN Pontianak

Tausiah Ramadhan di Masjid IAIN Pontianak: Dr. Rasiam Bahas Hakikat Kepemimpinan dan Keikhlasan

Pontianak (iainptk.ac.id) Kamis 05 Maret 2026 – Kegiatan tausiah rutin yang dilaksanakan setiap hari setelah salat dzuhur di Masjid IAIN Pontianak kembali digelar pada Kamis (5/3/2026). Pada kesempatan tersebut, tausiah disampaikan oleh Dr. Rasiam, MA., yang mengangkat tema mengenai kekuatan batin dalam kepemimpinan serta pentingnya mencapai tingkat keikhlasan dalam beragama.

Dalam ceramahnya, Dr. Rasiam menjelaskan bahwa kekuatan seorang pemimpin tidak selalu ditunjukkan melalui suara yang keras atau pernyataan yang panjang. Menurutnya, pemimpin yang memiliki kekuatan batin mampu mempengaruhi orang lain bahkan hanya dengan ucapan yang singkat.

“Fokus kita dalam melihat gestur pemimpin adalah perkataan yang hanya sepatah kata saja tapi semua orang sudah bergetar mendengarkannya, bahkan tanpa nada yang keras,” ujar Dr. Rasiam dalam tausiahnya.

Beliau yang juga merupakan Wakil Dekan di FEBI, juga menyinggung tentang keteladanan pemimpin yang mampu menghadirkan kekhusyukan melalui gestur dan sikap yang lahir dari keikhlasan hati. Menurutnya, tidak semua orang memiliki kemampuan tersebut karena kekuatan itu berasal dari kedalaman spiritual.

“Kekuatan dari dalam itu terbangun dari kombinasi antara hakikat dan makrifat, bukan hanya dari syariat,” jelasnya.

Untuk memudahkan pemahaman jamaah, Dr. Rasiam mengibaratkan perjalanan spiritual manusia seperti buah mangga yang memiliki tiga lapisan, yaitu kulit, isi, dan rasa. Analogi tersebut menggambarkan tiga fondasi penting dalam agama.

“Dalam suatu kepemimpinan atau mempelajari ilmu, saya selalu menganalogikan seperti mangga yang memiliki tiga lapisan, yaitu kulit, isi, dan rasa. Hal ini berkaitan dengan syariat, hakikat, dan makrifat yang menjadi fondasi dalam mencapai iman, Islam, dan ihsan,” tuturnya.

Beliau menambahkan, apabila seseorang mampu memahami dan mengamalkan ketiga aspek tersebut, maka ia dapat mencapai tingkat keikhlasan dan kekhusyukan dalam menjalani kehidupan.

“Jika kita mampu mencapai ketiga hal tersebut, maka kita akan sampai pada titik keikhlasan serta kekhusyukan dalam segala hal,” pungkasnya.

Kegiatan tausiah rutin di Masjid IAIN Pontianak ini menjadi salah satu agenda pembinaan rohani bagi sivitas akademika dan masyarakat sekitar selama bulan Ramadhan. Selain menambah wawasan keislaman, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Aditya

Editor : Bambang