Awali Perkuliahan, FTIK Gelar Shalawat

0
147 views

PONTIANAK (iainptk.ac.id)-Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga membuka acara Shalawat bersama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak. Dalam rangka dimulainya perkuliahan semester genap tahun akademik 2018/2019. Di gedung Syaifuddin Zuhri lantai dasar pada Jum’at (8/3) pagi. Perkuliahan FTIK akan dimulai pada tanggal 11 Maret hingga 8 Juli 2019.

Ratusan mahasiswa dan dosen menghadiri acara ini dengan hikmat. Dekan FTIK, Dr. Ali Hasmy, M.Si mengatakan “Salah satu sifat dari Rosul yaitu Tabligh, kita semua berada pada ranah pewaris dari sifat tersebut. Karna kita guru menyampaikan walaupun satu ayat, sekaligus sebenarnya kita itu seorang pendai. Pendai bagi diri sendiri, di lingkungan dan lingkup yang lebih luas.”jelasnya.

“Dalam penyusunan skripsi kita tidak membatasi mahasiswa terpaku dalam konteks pendidikan dalam tafsiran sempit wilayahnya. Kita boleh melakukan penelitian tentang pemilu, perbankan, siaran televisi, dan lain-lain selama tinjauannya adalah bidang ilmu masing-masing. Contohnya kalau PAI analisis pemilu dari sisi pendidikan Agama Islam.”urainya.

Acara yang dipadati para calon pendidik ini dibuka oleh Wakil Rektor I, Dr. Firdaus Achmad, M.Hum “Acara seperti ini menjadi budaya baru yang begitu menarik di lingkungan IAIN Pontianak. Saya pikir ini dapat kita pertahankan, kita inovasi, kita kreasi ke arah yang lebih menarik lagi.”

Wakil Rektor I juga mengapresiasi FTIK, karena di Jalur SPAN prodi PAI menjadi Prodi tervaforit dengan jumlah 341 peminat di pilihan pertama dengan kuota yang akan di terima 108 mahasiswa.

“MAU adalah sebuah energi yang bisa membuat Anda menjadi apa dan bagaimana. Tanpa tiga huruf itu Anda tidak akan pernah menjadi apa-apa. Kalau tidak ada kemauan tidak pernah Anda temukan jalan keluar dari setiap masalah. Oleh karenanya Anda harus bangun dulu rasa mau itu. Kata mau juga dapat menghindari Anda dari satu virus yaitu virus asal. Virus asal itu merontokkan semua potensi. Ada mahasiswa yang terkena virus asal, asal masuk kelas, asal belajar, asal ikut ujian, asal lulus, asal wisuda. Virus asal bisa di tolak hanya dengan tiga huruf MAU berubah.” nasihatnya.

Penulis: Bambang Eko Priyanto
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here