Pontianak (iainptk.ac.id) Selasa, 19 Mei 2026 — Memasuki hari terakhir masa pendaftaran bakal calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak masa jabatan 2026–2030, Panitia Penjaringan kembali menerima satu pendaftar baru dari kalangan internal kampus. Prof. Dr. Rianawati, M.Ag resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor pada Selasa (19/5/2026).
Dengan bertambahnya satu nama tersebut, total bakal calon rektor yang telah resmi mendaftar hingga penutupan pendaftaran mencapai sembilan orang.
Berkas pendaftaran Prof. Dr. Rianawati, M.Ag diterima langsung oleh Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Pontianak di Sekretariat Panitia, Gedung Biro AUAK lantai 2. Selanjutnya, panitia melakukan pemeriksaan dan verifikasi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Pontianak, Eka Hendry Ar., M.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa proses penjaringan berjalan lancar dan mendapat perhatian besar dari sivitas akademika IAIN Pontianak.


“Sampai hari terakhir pendaftaran, antusiasme para akademisi untuk ikut berpartisipasi dalam proses penjaringan bakal calon rektor sangat baik. Ini menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap masa depan dan kemajuan IAIN Pontianak,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran tahapan penjaringan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan baik selama proses pendaftaran berlangsung, serta kepada para bakal calon rektor yang telah berpartisipasi dan mendaftarkan diri. Selanjutnya, panitia akan melanjutkan tahapan ke proses berikutnya sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan,” tambah Eka Hendry.
Prof. Dr. Rianawati, M.Ag saat ini merupakan dosen pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak. Beliau lahir di Pontianak pada 1 November 1969.
Pendidikan sarjana (S1) ditempuh di IAIN Syarif Hidayatullah Pontianak pada Jurusan Tarbiyah dan lulus tahun 1995. Selanjutnya, pendidikan magister (S2) diselesaikan di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Program Studi Pengkajian Agama Islam dan lulus tahun 2000. Adapun pendidikan doktoral (S3) ditempuh di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada Program Studi Pendidikan Umum dan Karakter dan selesai pada tahun 2013.
Panitia Penjaringan menyampaikan bahwa setelah penutupan masa pendaftaran pada 19 Mei 2026, tahapan berikutnya adalah verifikasi berkas bakal calon yang akan berlangsung hingga 21 Mei 2026. Hasil penjaringan dijadwalkan diumumkan pada 25 Mei 2026.
Informasi lengkap mengenai tahapan dan ketentuan penjaringan bakal calon Rektor IAIN Pontianak dapat diakses melalui laman resmi panitia di https://panjar.iainptk.ac.id.
Penulis : BEP
Editor : Bambang
