PONTIANAK (iainptk.ac.id)– IAIN Pontianak bersama Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Sosialisasi dan Pendampingan Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) pada Kementerian Agama Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat tahun 2018, Rabu (19/9/2018) di Orchadz Hotel Jl. Gajah Mada Pontianak. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari mulai 19 s.d. 21 September 2018.

Hadir selaku narasumber dalam kegiatan tersebut, Rektor IAIN Pontianak, Dr. H. Syarif, MA, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Drs. H. Ridwansyah, M.Si, Praktisi Gender dan Anak UIN Malik Ibrahim Malang, Erfaniah, M.Ag, Kabag Perencanaan Set. Ditjen Pendis Kementerian Agama RI, H. Ridwan, M.Pd, Kasubbag Perencanaan dan Penganggaran Set. Ditjen Pendis, Novardy, S.Kom, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Kanwil Provinsi Kalimantan Barat, Wahyu Setiabudi, SE., MM.

30 peserta dari Kankemenag Kabupaten/Kota dan Provinsi berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ketua Panitia, Noviansyah, S.Pd.I mengatakan “Tujuan kegiatan ini: pertama, pendampingan dalam penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran PPRG bagi Satuan Kerja Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Kedua, output kegiatan menghasilkan dokumen AnggaranResponsif Gender (ARG). Ketiga, capaian jangka panjang yaitu terwujudnya kebijakan penganggaran Satuan Kerja Kementerian Agama Kabupaten/Kota berbasis gender.” Jelasnya.

Rektor IAIN Pontianak, Dr. H. Syarif, MA mengungkapkan sedianya kegiatan ini terlaksana atas dasar hukum Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan Kementerian Agama RI Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dan Pemenuhan Hak Anak di Bidang Keagamaan, “Dalam hal ini pemerintah perhatian terhadap pemberdayaan dan perlindungan perempuan, khususnya yang ada di Kalimantan Barat. Oleh karena itu harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, dengan cara melaksanakan tahapan riset yang berkaitan tentang persoalan perempuan di kabupaten/kota sebelum nantinya dilaksanakan workshop atas hasil yang ditemui di lapangan.” ugkapnya.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Barat, Drs. H. Ridwansyah, M.Si mengatakan “Berbicara gender terkait dengan keadilan dan kesetaraan. Muara dari itu semua berawal dari perencanaan yang baik dan rapi. Sehingga dapat diidentifikasi dan diklasifikasikan persoalan gender yang ada di segala lini. Semoga kegiatan ini dapat memberi kontribusi bagi peningkatan syiar Islam dan mengokohkan kejayaan Islam di Indonesia, khususnya Kalimantan Barat. Kami mengapresiasi atas terjalinnya hubungan antara IAIN Pontianak dan Kementerian Agama dalam terselenggaranya kegiatan ini.” paparnya.

Penulis: Septian Utut
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here