Pontianak (iainptk.ac.id) Rabu, 13 Mei 2026 — Masa pendaftaran bakal calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak masa jabatan 2026–2030 kini tinggal menyisakan dua hari kerja lagi. Menjelang penutupan pendaftaran, Panitia Penjaringan kembali menerima dua pendaftar baru dari kalangan internal kampus, yakni Prof. Dr. Sahri, M.A. dan Prof. Dr. Hermansyah, M.Ag.
Dengan bertambahnya dua nama tersebut, hingga saat ini total bakal calon rektor yang telah resmi mendaftar mencapai delapan orang.
Berkas pendaftaran kedua bakal calon diterima langsung oleh Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Pontianak dan dilakukan proses pemeriksaan dan verifikasi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Pontianak, Eka Hendry Ar., M.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa proses penjaringan terus berjalan sesuai tahapan dan mendapat respons positif dari kalangan akademisi kampus.
“Panitia menyambut baik antusiasme para dosen yang ikut berpartisipasi dalam proses penjaringan bakal calon rektor. Ini menunjukkan kepedulian dan perhatian bersama terhadap kemajuan IAIN Pontianak ke depan,” ujar Eka Hendry.
Beliau juga mengingatkan bahwa masa pendaftaran akan segera berakhir dan hanya tersisa dua hari kerja lagi sebelum penutupan resmi.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pihak bahwa waktu pendaftaran tinggal dua hari kerja lagi. Panitia masih membuka kesempatan bagi akademisi yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses penjaringan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Prof. Dr. Sahri, M.A. merupakan Dekan dari Fakultas Ushuluddin dan Adab. Beliau lahir di Pemangkat pada 10 April 1970. Beliau menempuh pendidikan sarjana (S1) di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Fakultas Tarbiyah Pontianak Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dan lulus pada tahun 1993. Selanjutnya beliau melanjutkan pendidikan magister (S2) di Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan konsentrasi Pemikiran Islam dan lulus tahun 2003. Pendidikan doktoral (S3) juga diselesaikan di Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada konsentrasi Pemikiran Islam dan lulus pada tahun 2009.
Sementara itu, Prof. Dr. Hermansyah, M.Ag. saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak. Lahir di Jongkong pada 1 Juli 1973. Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di IAIN Syarif Hidayatullah Pontianak pada Program Studi Pendidikan Agama Islam dan lulus tahun 1997. Pendidikan magister (S2) ditempuh di IAIN Walisongo Semarang pada Program Studi Studi Islam dan selesai pada tahun 2002. Adapun pendidikan doktoral (S3) diselesaikan di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada Institut Alam dan Tamadun Melayu dan lulus pada tahun 2006.
Panitia Penjaringan menyampaikan bahwa pendaftaran bakal calon Rektor IAIN Pontianak dibuka hingga 19 Mei 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, tahapan verifikasi berkas akan dilaksanakan hingga 21 Mei 2026 dan hasil penjaringan dijadwalkan diumumkan pada 25 Mei 2026.
Berkas pendaftaran dapat diserahkan langsung ke Sekretariat Panitia di Gedung Biro AUAK IAIN Pontianak lantai 2. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan ketentuan teknis penjaringan dapat diakses melalui laman resmi panitia di https://panjar.iainptk.ac.id.
Penulis : BEP
Editor : Bambang
