Pontianak (iainptk.ac.id) Minggu, 10 Mei 2026 — Ma’had Al-Jami’ah IAIN Pontianak menggelar kegiatan Masa Ta’aruf Mahasantri (MASTAMA) Sesi 3 Tahun Akademik 2025/2026 pada (10/05) pagi, di Auditorium Syekh Abdul Rani Mahmud IAIN Pontianak. Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa Program Ma’had merupakan program wajib bagi mahasiswa sebagai bagian dari pembinaan keagamaan, penguatan karakter, serta peningkatan kompetensi dasar keislaman.
Pembukaan MASTAMA Sesi 3 dihadiri oleh Mudir Ma’had Al-Jami’ah IAIN Pontianak, Dr. Muh. Gito Saroso, S.Ag., M.Ag., Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik (Kabag ULA) Muhammad Syahrun, S.E., M.M., para musyrif dan musyrifah, serta mahasantri Ma’had Al-Jami’ah IAIN Pontianak.

Dalam sambutannya, Dr. Muh. Gito Saroso menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mterlibat dan mempersiapkan kegiatan ini. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini semula direncanakan berlangsung pada malam hari. Namun, karena adanya kebijakan efisiensi penggunaan fasilitas pada malam hari sesuai instruksi dari pusat, pelaksanaan kegiatan kemudian dijadwalkan pada pagi hari.
Dr. Muh. Gito Saroso melaporkan bahwa MASTAMA Sesi 3 Tahun Akademik 2025/2026 diikuti 293 mahasantri. Dari jumlah tersebut, 220 orang telah melakukan registrasi, sementara 73 orang belum melakukan registrasi. Adapun mahasantri laki-laki berjumlah 192 orang dan perempuan 101 orang. Selain itu, terdapat 55 orang yang mengajukan uzur syar’i dan 21 orang yang pindah sesi.
Beliau menegaskan bahwa Program Ma’had harus diikuti dengan serius karena menjadi salah satu syarat penting dalam proses akademik mahasiswa. Mahasiswa yang belum lulus Program Ma’had tidak dapat mengikuti sidang skripsi. Karena itu, beliau berpesan agar mahasantri meluruskan niat, menghormati orang tua dan guru, khidmat kepada ilmu, serta menjaga ukhuwah selama mengikuti program.

Sementara itu, Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. KH. Syarif, S.Ag., M.A., yang diwakili oleh Muhammad Syahrun, S.E., M.M., secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Ma’had Al-Jami’ah dan Bagian Umum serta Layanan Akademik merupakan mitra strategis dalam menyukseskan Program Ma’had.


“Jadikan Program Ma’had sebagai kesempatan untuk belajar dan berproses. Ikuti dan tekuni dengan baik. Insyaallah, kalian tidak akan mendapatkan kerugian. Sesuatu yang kita terima dengan ikhlas akan memberikan manfaat di masa depan,” ungkapnya.
Penulis : BEP
Editor : Bambang
