IAIN Pontianak

Anisa Putri: Menjalani Double Degree Menuju Panggung Pengabdian

Pontianak (iainptk.ac.id) — Suasana haru dan bangga menyelimuti Aula IAIN Pontianak pada Wisuda XXI ketika salah satu wisudawan terbaik, Anisa Putri, berdiri di podium untuk menyampaikan pidato mewakili seluruh wisudawan. Mahasiswi Program Studi Perbankan Syariah ini tampil anggun dan penuh percaya diri, membagikan kisah perjuangan akademiknya yang menginspirasi.

Anisa bukan hanya menyelesaikan studi di IAIN Pontianak dengan masa kuliah 3 tahun 10 bulan 31 hari, tetapi juga menempuh double degree di Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura. Ketekunan dan kerja kerasnya membawanya meraih gelar sarjana sekaligus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kementerian Hukum dan HAM, bertugas di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ketapang sebagai Pemeriksa Keimigrasian Pemula.

Dalam pidatonya, Anisa menyampaikan bahwa keberhasilannya bukan semata hasil dari kecerdasan, tetapi buah dari disiplin, doa, dan dukungan keluarga.

> “Saya percaya setiap usaha yang dilakukan dengan ikhlas dan doa akan membuahkan hasil terbaik pada waktunya. Restu orang tua adalah kunci keberkahan dalam setiap langkah,”
ucapnya dengan suara bergetar penuh makna.

Menjalani dua program studi sekaligus bukan perjalanan mudah. Anisa kerap menghadapi jadwal kuliah yang padat dan berubah secara mendadak. Namun, dari situ ia belajar pentingnya komunikasi, adaptasi, dan manajemen waktu.

> “Kuliah ganda melatih saya untuk lebih disiplin dan cepat beradaptasi. Di saat yang sama, saya belajar menghargai proses dan mengatur prioritas,”
katanya.

Anisa juga membagikan pengalamannya selama Kuliah Kerja Nyata (KKN) Inovatif di Desa Punggur Kecil, di mana ia belajar berinteraksi dengan masyarakat dan menerapkan ilmu yang diperolehnya.

> “Mungkin saya tidak memiliki banyak prestasi formal, tapi saya percaya kontribusi kecil pun bisa membawa dampak jika dilakukan dengan tulus,”
tuturnya.

Kini, setelah resmi menyandang gelar sarjana, Anisa berkomitmen untuk terus mengabdi kepada negara.

> “Motivasi saya menjadi ASN adalah untuk memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat dan menjaga integritas serta profesionalitas dalam bidang keimigrasian,”
ungkapnya.

Di akhir pidatonya, Anisa berpesan kepada mahasiswa IAIN Pontianak untuk tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.

> “Saya merasa bangga dan terharu berdiri di hadapan wisudawan dan wisudawati yang hebat yang duduk di hadapan saya. Kita semua pernah merasa lelah, pernah gagal, dan juga pernah takut, tapi kita semua pernah bangkit dan berjuang. Hari ini kita berhasil. Inilah hasil dari kerja keras dan keikhlasan kita selama ini.
Untuk itu saya ucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati, kita layak berbangga atas pencapaian ini karena setiap langkah yang membawa kita ke titik ini tidaklah mudah. Namun yang perlu dipahami bahwa hari ini bukan akhir dari perjuangan kita, melainkan awal dari perjalanan yang baru,”
katanya disambut tepuk tangan meriah para hadirin.

Kisah Anisa Putri menjadi potret nyata semangat generasi muda IAIN Pontianak—gigih menimba ilmu, berani menghadapi tantangan, dan siap berkontribusi bagi bangsa. Ia bukan sekadar wisudawan terbaik, tetapi juga simbol dedikasi dan optimisme menuju masa depan yang penuh pengabdian.

Penulis : Fitria

Editor : Bambang