Kuliah Tamu Perbankan Syariah: Menanamkan Integritas di Era Digitalisasi Keuangan

Pontianak — Program Studi Perbankan Syariah sukses menyelenggarakan kuliah tamu bertema “Etika Profesi dalam Perbankan Syariah” dengan menghadirkan narasumber dari Bank Syariah Nasional. Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa yang ingin memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai etika dalam praktik perbankan syariah.

Kuliah tamu ini bertujuan memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa tentang pentingnya etika profesi dalam industri perbankan syariah, terutama dalam menghadapi tantangan modernisasi dan digitalisasi layanan keuangan. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa integritas, transparansi, serta kepatuhan terhadap prinsip syariah merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan syariah.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Perbankan Syariah, Eko Bahtiar, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan praktik industri. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga harus memahami nilai-nilai etika yang menjadi ruh dalam perbankan syariah.

“Kuliah tamu ini merupakan bagian penting dalam membentuk karakter profesional mahasiswa perbankan syariah. Etika bukan sekadar pelengkap, melainkan inti dalam menjalankan profesi di lembaga keuangan syariah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih matang dalam memasuki dunia kerja, khususnya di sektor perbankan syariah.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait berbagai kasus etika yang kerap terjadi di dunia perbankan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya menjunjung tinggi etika profesi dalam setiap aspek pekerjaan di masa depan.