(Menguatkan Hafalan, Menumbuhkan Cinta Al-Qur’an di Masjid Al-Kausar)
Pontianak (iainptk.ac.id) 27 April 2026 – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) IAIN Pontianak menggelar kegiatan tasmi’ hafalan Al-Qur’an yang dirangkaikan dengan kajian tafsir pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Kausar, Jl. Danau Sentarum, Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kalimantan Barat.
Kegiatan ini menjadi pembuka dari rangkaian program berkelanjutan yang akan dilaksanakan oleh Prodi IAT. Selain sebagai wadah penguatan hafalan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kecintaan mahasiswa terhadap Al-Qur’an melalui pemahaman makna ayat secara lebih mendalam.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa akademik-religius. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Prodi IAT Ust. Hepni Putra, Lc., M.Ag., Dr. H. Udi Yuliarto, Lc., M.A., Sekretaris Prodi IAT Ibu Ica Fauziah Husnaini, M.Ag., serta dosen IAT Bapak Rahmat, M.Ag., bersama para mahasiswa IAT.
Rangkaian acara diawali dengan tasmi’ hafalan Al-Qur’an oleh mahasiswa secara bergiliran. Di antaranya, Rijal dan Nabil yang menyetorkan hafalan mereka dengan lancar di hadapan para dosen. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kajian tafsir sebagai upaya memperdalam pemahaman terhadap ayat-ayat yang telah dihafalkan. Seluruh proses berlangsung tertib dengan bimbingan dan arahan dari para dosen.
Dalam sambutannya, Ketua Prodi IAT Ust. Hepni Putra, Lc., M.Ag. menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa adanya kajian tafsir dalam rangkaian kegiatan tasmi’ diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi para alumni untuk kembali terlibat dan mendalami kajian Al-Qur’an secara berkelanjutan.
Sementara itu, Dr. H. Udi Yuliarto, Lc., M.A. dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam merawat dan mengembangkan Program Studi IAT. Ia menekankan pentingnya peran seluruh keluarga besar IAT—baik dosen, mahasiswa, maupun alumni dalam menjaga eksistensi dan kualitas keilmuan prodi.
Meskipun tidak melibatkan masyarakat secara langsung dalam kegiatan inti, kehadiran tim IAT disambut hangat oleh pengurus masjid dan lingkungan sekitar. Mereka memberikan izin serta fasilitas tempat tanpa memungut biaya sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keilmuan berbasis Al-Qur’an.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda rutin yang memperkuat sinergi antara kampus dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat menjaga, menghafal, dan memahami Al-Qur’an di kalangan mahasiswa.
Penulis: Febry
Editor : Bambang
