Pontianak (iainptk.ac.id) Selasa, 28 April 2026 — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menerima kunjungan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo dalam rangka meningkatkan kualitas kerja sama internasional serta memperluas jejaring kelembagaan. Kegiatan yang berlangsung di ruang rektor ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi strategis terkait penguatan internasionalisasi kampus.
Dr. Masruddin, M.Hum., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan amanah langsung dari pimpinan universitas, seiring dengan perubahan status IAIN menjadi UIN. Transformasi tersebut turut diiringi dengan visi baru, Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul dalam Integrasi Keilmuan dan Bereputasi Internasional.
“Kami datang sebagai bentuk silaturahmi sekaligus menjalin kerja sama antar kampus. Dengan status baru sebagai UIN, kami mengusung visi internasionalisasi. Kami melihat IAIN Pontianak memiliki pengalaman yang cukup kuat, khususnya dalam jejaring internasional di wilayah Sarawak. Oleh karena itu, kami ingin memperbarui MoU sekaligus berdiskusi mengenai strategi internasionalisasi,” ujarnya.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Pontianak, Dr. H. Moh. Junaidin, M.A., menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk memperbarui kerja sama yang telah terjalin.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Terkait kerja sama, tentu akan kita perbarui. Salah satu indikator keunggulan internasional suatu perguruan tinggi adalah sejauh mana kampus mampu membiayai mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II IAIN Pontianak, Dr. Cucu, S.Ag., M.Ag., turut memaparkan sejumlah bentuk kerja sama internasional yang telah dijalankan, salah satunya dengan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS). Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan hingga kegiatan non-akademik.
“Dalam bidang pendidikan, beberapa dosen kami melanjutkan studi di UNIMAS, serta terdapat program pertukaran mahasiswa seperti PKM. Di luar itu, kerja sama juga mencakup bidang olahraga. Seluruh kegiatan internasional ini kami arahkan untuk mendukung peningkatan akreditasi program studi menjadi unggul, serta sebagai langkah strategis menuju transformasi IAIN menjadi UIN,” paparnya.


Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Pusat Urusan Hubungan Internasional, Dr. Harjani, Lc., M.A., menjelaskan bahwa pengelolaan kerja sama internasional di IAIN Pontianak turut diperkuat melalui pembentukan korpus internasional. Hal ini berawal dari kendala administratif dalam kerja sama dengan mitra luar negeri, sehingga diperlukan unit khusus yang menangani proses tersebut secara lebih efektif.
“Korpus internasional ini dibentuk sebagai respons atas kendala dalam pengurusan kerja sama luar negeri. Namun secara prinsip, hubungan internasional tetap melibatkan berbagai pihak, seperti LP2M dan fakultas, termasuk dalam program student mobility,” ungkapnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempererat hubungan antara UIN Palopo dan IAIN Pontianak, sekaligus mendorong peningkatan kualitas kerja sama internasional di kedua institusi.
Penulis : Aditya
Editor : Bambang
