Seleksi Rektor IAIN Pontianak 2026–2030 Dibuka, Dua Minggu Pendaftaran Masih Nihil

Pontianak (iainptk.ac.id) 28 April 2026 — Memasuki minggu kedua masa pendaftaran penjaringan Bakal Calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak masa jabatan 2026–2030, panitia menegaskan bahwa hingga kini belum ada satu pun pendaftar yang secara resmi mengajukan berkas. Kondisi ini menjadi perhatian tersendiri di tengah terbukanya kesempatan luas bagi dosen PTKIN se-Indonesia untuk ikut serta dalam proses seleksi.

Ketua Panitia Penjaringan, Eka Hendry Ar., menyampaikan bahwa selama dua minggu pembukaan pendaftaran, belum terdapat kandidat yang mendaftar secara administratif. Meskipun demikian, komunikasi dari calon peserta mulai terlihat melalui sejumlah pertanyaan yang masuk kepada panitia terkait persyaratan dan mekanisme seleksi.

“Sudah memasuki dua minggu, namun memang belum ada pendaftar yang masuk secara resmi. Akan tetapi, beberapa dosen sudah menghubungi panitia untuk menanyakan persyaratan dan prosedur pendaftaran,” ujar beliau.

Beliau menambahkan bahwa hal tersebut menunjukkan adanya ketertarikan awal, meskipun belum diikuti dengan langkah konkret berupa pengajuan berkas. Oleh karena itu, panitia terus mendorong agar para dosen yang memenuhi kriteria segera memanfaatkan kesempatan ini.

Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Pontianak dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 4 Tahun 2024 serta pedoman Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Proses ini bersifat terbuka secara nasional, sehingga tidak hanya diperuntukkan bagi dosen internal IAIN Pontianak, tetapi juga seluruh dosen dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.

Adapun persyaratan utama meliputi status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), memiliki pengalaman sebagai dosen, berpendidikan doktor (S3), serta memiliki jabatan fungsional minimal Lektor Kepala. Selain itu, calon juga harus memiliki pengalaman manajerial paling singkat dua tahun di perguruan tinggi dan berusia maksimal 60 tahun.

Panitia kembali mengimbau kepada para dosen yang telah memenuhi kriteria agar tidak ragu untuk berpartisipasi. Kompetisi ini diharapkan dapat berlangsung secara sehat dengan menjunjung tinggi nilai fair play.

“Kami mengajak para dosen yang memenuhi syarat untuk ikut berkompetisi secara fair play. Ini adalah kesempatan untuk berkontribusi dalam menentukan arah kepemimpinan IAIN Pontianak ke depan,” tambah beliau.

Pendaftaran masih dibuka hingga 19 Mei 2026, dengan tahapan verifikasi berkas berlangsung hingga 21 Mei 2026. Hasil penjaringan dijadwalkan akan diumumkan pada 25 Mei 2026. Berkas pendaftaran dapat diserahkan langsung ke Sekretariat Panitia di Gedung Biro AUAK IAIN Pontianak lantai 2.

Panitia memastikan seluruh proses penjaringan ini tidak dipungut biaya. Informasi rinci mengenai persyaratan, formulir, dan ketentuan teknis dapat diakses melalui Website resmi pada laman https://panjar.iainptk.ac.id dan untuk pertanyaan lebih lanjut, panitia membuka layanan komunikasi pada hari dan jam kerja melalui CP Eka Hendry Ar. (081250250551) dan Rasiam (089624539762).

Dengan sisa waktu pendaftaran yang masih tersedia, panitia berharap para dosen yang memenuhi kriteria dapat segera mendaftar sehingga proses seleksi berjalan lebih kompetitif dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi IAIN Pontianak (prinsip Primus inter pares). Mencari yang the best among the equal, pungkas Eka.

Penulis : BEP

Editor : Bambang