Tayan Hilir (iainptk.ac.id) 21 November 2025 – kolaborasi Tim PKM-KI Pascasarjana Program Doktor Studi Islam dan Tim Pendamping Halal Center IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha madu dan berbagai UMKM di Kecamatan Tayan Hilir. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian segmen agenda Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Karya Ilmiah yang diselenggarakan mulai 19–21 November 2025 dan berfokus pada penguatan kapasitas pelaku usaha lokal dalam memenuhi standar jaminan produk halal.
Melalui momen ini diperoleh pengamatan bahwa masyarakat Tayan Hilir, khususnya pelaku UMKM produk lokal, memiliki motivasi besar dalam mensertifikasikan berbagai produknya. Terlihat pula hasil pemetaan bahwa pelaku usaha mampu membaca peluang pasar ekonomi yang sangat potensial dalam memasarkan produk-produknya di Kecamatan Tayan Hilir. Disadari bahwa kecamatan ini sangat strategis sebagai lokasi perlintasan antarkabupaten, antarpovinsi bahkan lintasan antarnegara, sehingga menjadikan Tayan Hilir sebagai lokasi persinggahan pengunjung untuk beristirahat sembari makan dan minum bahkan mencicipi kekhasan produk makan setempat. Semakin banyak pengunjung yang singgah maka kebutuhan transaksi jual beli dan konsumsi akan semakin tinggi.
Pendampingan sertifikasi halal dilaksanakan melalui sesi sosialisasi materi, diskusi teknis, serta pemetaan kesiapan usaha menuju proses sertifikasi halal. Para pendamping memberikan penjelasan mengenai alur sertifikasi, persyaratan dokumen, serta praktik baik dalam menjaga kehalalan produk, di antaranya produk pengolahan buah dan sayur, madu, bakery, keripik, kerupuk, dan hasil usaha rumah tangga lainnya baik makanan maupun minuman.
Para pelaku usaha dan UMKM menyambut kegiatan ini dengan antusias dan animo sangat tinggi. Mereka mengaku sangat terbantu dengan kehadiran sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal dari Tim PKM-KI Pascasarjana IAIN Pontianak yang terdiri dari Prof. Dr. Hermansyah selaku dosen pembimbing serta Suhaimi, S.Ag., M.Pd., M. Syahrun, S.E., M.M., Noviansyah, S.Pd.I., M.E., dan Suhardiman, S.Pd.I., M.S.I. Proses pendampingan memberikan kejelasan sekaligus kemudahan dalam memahami prosedur sertifikasi halal yang selama ini dianggap rumit. Selain itu, para peserta menilai bahwa sertifikasi halal memberikan manfaat besar bagi keberlanjutan usaha mereka, mulai dari peningkatan kepercayaan konsumen, jaminan keamanan produk, hingga peluang memperluas pasar.
Melalui kegiatan ini, Halal Center IAIN Pontianak menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi sertifikasi halal bagi UMKM di daerah. Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing pelaku usaha di Kecamatan Tayan Hilir serta mendorong terwujudnya ekosistem usaha halal yang berkelanjutan dan berorientasi pada perlindungan konsumen.
Dewi Sartika dan Susanto, pasangan suami istri sebagai salah satu pelaku UMKM produk madu lokal yang siap mendapatkan pendampingan dari Tim PKM-KI, merasa sangat senang mendapatkan kunjungan tersebut. Sembari menunjukkan produk madu lebah hutan dalam wadah ember besar miliknya dan menceritakan dari awal proses pemanenan madu dari hutan secara langsung, penyimpanan, hingga packaging (pengemasan) untuk dipasarkan. Dewi sangat berharap usaha madu lebah hutannya dapat terbit sertifikasi halalnya serta dibantu proses pengajuannya karena selama ini masih bingung dan kurang memahami dengan baik tentang prosedurnya. Tim PKM-KI turut melihat bahwa produk madunya sangat berkualitas baik, hanya perlu diperkenalkan dalam bentuk packaging yang lebih eye catching serta perlunya memberikan label brand sebagai merek dagang agar madunya lebih mudah dikenal dalam pemasaran.
Tim PKM-KI melalui P3H langsung memberikan beberapa syarat yang harus dilengkapi Dewi dalam proses pengajuan sertifikasi. Meski hanya bermodal KTP dan nomor HP serta belum memiliki NPWP dan NIB, Tim PKM-KI tetap memberikan dukungan kemudahan dalam proses pengajuan sertifikasi halal tersebut. Bahkan, Tim PKM-KI menawarkan untuk mengajukan pembuatan NPWP, mendesain label brand usaha madu dari keluarga Ibu Dewi Sartika. Tim PKM-KI menyatakan siap memberikan informasi dan konsultasi yang dibutuhkan jika ada kendala yang dihadapi.
Penulis: Tim PKM-KI Pascasarjana Program Studi Doktor Studi Islam IAIN Pontianak
Editor : Bambang
