Pontianak (iainptk.ac.id) — Dalam upaya mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap dunia profesional yang serba digital, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar kuliah umum bertajuk “Kesiapan Karir Digital: Dari Kampus ke Dunia Profesional” bekerja sama dengan Telkom Indonesia, pada Senin, 24 November 2025 bertempat di Ruang Rapat Senat IAIN Pontianak.
Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Ismail Ruslan, S.Ag., M.Si. selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Muhammad Syahrun, S.E., M.M. selaku Kepala Bagian Umum, Layanan Akademik, dan Kemahasiswaan, serta perwakilan dari Telkom Indonesia yakni Chayrudin Noer, General Manager RLEGS Telkom Regional IV, dan Alifah N. Putri selaku pemateri dari Telkom.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ismail Ruslan menyoroti pentingnya pemahaman terhadap perubahan zaman yang telah bergeser dari era 1.0 hingga kini memasuki era 4.0, yaitu era digital. Ia menyampaikan bahwa dunia kerja saat ini menuntut kemampuan beradaptasi yang tinggi terhadap teknologi.
Namun, beliau juga menyampaikan kritik terhadap dampak negatif dunia digital, salah satunya adalah kecenderungan masyarakat yang semakin asyik dengan gawai masing-masing dan melupakan interaksi sosial.
Sementara itu, Chayrudin Noer, General Manager RLEGS Telkom Regional IV, memperkenalkan Telkom Indonesia sebagai perusahaan telekomunikasi nasional yang terus berkembang menyesuaikan zaman. Dalam paparannya, ia juga menjelaskan potensi kolaborasi yang dapat dibangun antara Telkom Indonesia dan IAIN Pontianak dalam menghadapi tantangan industri kerja digital.
Ia menegaskan bahwa pola rekrutmen saat ini telah berubah mengikuti dinamika zaman, sehingga mahasiswa perlu membekali diri tidak hanya dengan pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan digital, soft skill, dan kemampuan adaptasi.
Kuliah umum ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara IAIN Pontianak dan dunia industri, yang bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan agar siap menghadapi persaingan global. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk membangun jembatan sinergi antara kampus dan dunia profesional berbasis teknologi.






