IAIN Pontianak

Workshop Penyusunan Pedoman FEBI IAIN Pontianak Digelar di Aula Bank Indonesia Pontianak

Pontianak, 26/11/2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar Workshop Penyusunan Pedoman FEBI di Aula Bank Indonesia selama dua hari, 26 hingga 27 November 2025. Kegiatan strategis ini bertujuan memperkuat landasan akademik dan tata kelola fakultas, khususnya pada penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Rencana Operasional (Renop), dan Pedoman Tugas Akhir.

Workshop ini dipimpin oleh Rasiam, M.A. Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan dan Kerjasama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh seluruh civitas akademika FEBI. Kolaborasi tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk membangun FEBI yang semakin maju dan berdaya saing.

Kegiatan ini menghadirkan empat profesor internasional dan nasional yang memberikan penguatan terkait pedoman akademik FEBI:
1. Prof. Dr. Tulus Suryanto, MM, AKT, CA
Materi: Perencanaan Strategis dan Operasional yang adaptif untuk mewujudkan Visi Fakultas (Renstra)
2. Prof. Dr. Mohamad Nasir Bin Hj Saludin Dato’
(University Geomatika Malaysia)
Materi: Review of the Academic Guidelines of the Faculty of Islamic Economic and Business
3. Prof. Dr. Syahid Q. Manalundong
(Mindanao State University, Marawi City, Philippines)
Materi: Review of the Academic Guidelines of the Faculty of Islamic Economic and Business
4. Prof. Dr. Euis Amalia, M.A.
Materi: Implementasi Pedoman Akademik sebagai Landasan Peningkatan Mutu Pendidikan dan Layanan Akademik
Kehadiran para pakar ini memberikan wawasan komprehensif bagi FEBI untuk memperkuat pedoman akademik yang menjadi fondasi mutu pendidikan.
Dekan FEBI, Dr. Samsul Hidayat, M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa suasana kebersamaan di FEBI selama ini sangat kuat—sportivitas, energi, dan kekompakan menjadi modal besar untuk memajukan fakultas.
Beliau juga menekankan bahwa arah kerja FEBI ke depan harus berbasis manajemen risiko sebagai bentuk profesionalisme dan kesiapan menghadapi dinamika dunia akademik.
Selain itu, Dekan membuka ruang bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk mengusulkan program. “Jika ada yang ingin mengusulkan program, kita akan mencoba membuka peluang dari bawah ke atas (bottom-up), sehingga setiap aspirasi dapat tersalurkan,” ujarnya.
Pada tahun 2026, FEBI akan menghadapi proses akreditasi untuk dua program studi: Akuntansi Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah. Untuk itu, seluruh instrumen akreditasi dan data dukung mulai dipersiapkan sejak dini melalui kerja tim akreditasi yang solid.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Samsul Hidayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar FEBI yang selama ini menciptakan suasana kerja yang rukun, harmonis, dan bahagia. Beliau memberikan pesan inspiratif: “Menikmati pekerjaan adalah kunci agar kita dapat bekerja dengan nyaman. Masuk dengan senyuman, pulang juga dengan senyuman.”
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemateri yang telah hadir untuk membersamai FEBI dalam mewujudkan fakultas yang berdaya saing dan unggul.
Kegiatan workshop dibuka dengan pembacaan basmalah bersama sebagai simbol harapan agar seluruh proses penyusunan pedoman diberikan kelancaran dan keberkahan.

Penulis: Erika SM
Editor: Bambang