Pontianak (iainptk.ac.id) Selasa, 12 Mei 2026 – Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak masa jabatan 2026–2030 kembali menerima pendaftaran bakal calon rektor dari internal kampus. Kali ini, dua dosen IAIN Pontianak secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran, yakni Prof. Dr. H. Zaenuddin, S.Ag., M.A. dan Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag.
Dengan bertambahnya dua pendaftar tersebut, hingga Selasa (12/5/2026) total bakal calon rektor yang telah mendaftar menjadi enam orang.
Berkas pendaftaran kedua bakal calon diterima langsung oleh Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Pontianak dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan administrasi awal sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Pontianak, Eka Hendry Ar., M.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa proses penjaringan terus berjalan sesuai tahapan dan mendapat respons positif dari kalangan akademisi, baik internal maupun eksternal kampus.
“Panitia menyambut baik partisipasi para akademisi yang ikut dalam proses penjaringan bakal calon rektor. Ini menunjukkan antusiasme dan perhatian yang besar terhadap proses pemilihan Rektor IAIN Pontianak,” ujar Eka Hendry.
Prof. Dr. H. Zaenuddin, S.Ag., M.A. merupakan dosen IAIN Pontianak yang lahir di Temanggung, 17 Agustus 1974. Saat ini sebagai Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak.
Dalam riwayat pendidikannya, Prof. Zaenuddin menyelesaikan pendidikan S1 pada Jurusan Tarbiyah/PAI STAIN Pontianak tahun 1997. Selanjutnya beliau menempuh studi di Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun 2005, mengikuti program Justice and Peacebuilding di Eastern Mennonite University Virginia tahun 2008, serta meraih gelar doktor pada bidang Ilmu Agama dan Lintas Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun 2012.
Sementara itu, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag. merupakan dosen Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Pontianak. Beliau lahir di Polman, 12 Maret 1968.
Riwayat pendidikan Prof. Wajidi dimulai dari jenjang sarjana pada Jurusan Tafsir Hadis IAIN Alauddin Makassar tahun 1996, kemudian melanjutkan studi magister di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada program Tafsir Hadis tahun 1999, serta menyelesaikan program doktor bidang Pengkajian Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2006.
Ketua Panitia Penjaringan menyampaikan bahwa pendaftaran bakal calon Rektor IAIN Pontianak masih dibuka hingga 19 Mei 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, tahapan verifikasi berkas akan dilaksanakan hingga 21 Mei 2026 dan hasil penjaringan dijadwalkan diumumkan pada 25 Mei 2026.
Berkas pendaftaran dapat diserahkan langsung ke Sekretariat Panitia di Gedung Biro AUAK IAIN Pontianak lantai 2. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan ketentuan teknis penjaringan dapat diakses melalui laman resmi panitia di https://panjar.iainptk.ac.id.
