Entry Briefing bersama Tim Itjen, Rektor IAIN Pontianak: Kami Senang Diberikan Pendampingan

0
116 views

PONTIANAK (iainptk.ac.id)—Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI menugaskan 5 auditornya untuk melakukan Pendampingan Laporan Keuangan ke satker IAIN Pontianak. Pendampingan itu akan dilakukan pada 13 s.d 22 November 2019 mendatang.

Menyambut kedatangan tim Itjen Kemenag tersebut, Rektor IAIN Pontianak beserta jajarannya melakukan entry briefing dengan para auditor Itjen. Acara itu dihelat di ruang rapat senat, Kamis (14/11/2019) pagi.

Tampak hadir dikesempatan tersebut Wakil Rektor, Plh. Kepala Biro AUAK, PPK, Ketua Lembaga, Kabag, Kepala Pusat, Kasubbag, Bendahara, BPP dan pelaksana terkait laporan keuangan.

Kelima auditor tersebut yakni: Siti Nurlaili Hamidah (Ketua Tim), Yayat Muhayat, Mudrik Zamzami, Ibnu Ulinuha, dan Iffa Nurul Laili.

Ketua Tim, Siti Nurlaili Hamidah menyampaikan tujuan kedatangan mereka yakni “Melaksanakan Pendampingan Laporan Keuangan tahun 2019 pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak.” ujarnya.

“Dasar hukum pendampingan itu diantaranya UU No. 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Kedua, Peraturan Menteri Agama No. 41 tahun 2016 tentang Pengawasan internel pada Kementerian Agama. Ketiga Peraturan Menteri Agama No. 42 tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama.” imbuhnya.

Rektor IAIN Pontianak, Dr. Syarif menyambut hangat kehadiran tim Itjen. “Kegiatan pendampingan laporan keuangan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami terus mengevaluasi kinerja dari tahun-ketahun. IAIN Pontianak sudah menerapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Sehingga tidak ada lagi pungutan apapun kepada mahasiswa. Selain itu IAIN Pontianak juga sudah menggunakan sistem pembayaran non tunai. Untuk efisiensi anggaran, kami juga mengambil kebijakan untuk menerbitkan Standar Biaya Masukan (SBM) internal yang menghemat uang negara” paparnya menjelaskan kiprah yang telah dilakukan.

“Saya juga mengajak para pejabat untuk bersyukur, dan berterimakasih kepada ibu dan bapak yang akan mendampingi kita selama 10 hari. Kami terbuka, kalau salah katakan salah. Tolong penanggungjawab kegiatan untuk secepatnya menyampaikan perbaikannya. Saya tipenya suka diarahkan dan suka diberi masukkan. Saya harap pejabat lain juga begitu. Kalau ada yang ragu tanyakan. Karena ragu adalah bibit dari kesalahan. Terimakasih atas kepedulian bapak dan ibu untuk perbaikan IAIN Pontianak.” pungkasnya.

Penulis: Bambang Eko Priyanto
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here