PALU, (iainptk.ac.id)—Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) bersinergi membangun branding. Hal ini penting dilakukan agar PTKIN lebih dikenal masyarakat. Terlebih dalam setiap event nasional atau internasional. Pernyataan itu dinyatakan Kepala Sub Bagian Humas Pendidikan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Muhtadin, dalam pertemuan Humas (17-18/9/2018) di Media Center AICIS Palu. Tampak hadir dalam pertemuan itu diantaranya humas UIN Jogjakarta, UIN Mataram, UIN Medan, UIN Lampung, UIN Makassar, UIN Riau, UIN Banjarmasin, IAIN Palu, IAIN Pontianak, IAIN Padangsidempuan, IAIN Surakarta dan lain-lain.

“AICIS harus disampaikan ke masyarakat, harus diketahui oleh masyarakat. Itu tugas humas dalam membantu panitia sukseskan AICIS”. Muhtadin meminta agar Humas PTKIN fokus untuk melakukan peliputan dan pemberitaan pada pembukaan AICIS, poin-poin penting diskusi dan penutupan serta pameran pendidikan dan UMKM.

Ia juga meminta agar seluruh humas tersebut yang hadir untuk memberitakan kehadiran rektor dan guru besar masing-masing perguruan tinggi di AICIS. “Misalkan rektor hadir pembukaan AICIS, atau jumlah panelis dari kampus yang tampil di AICIS ke 18,” ujar Muhtadin.

AICIS telah dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, di Mercure Hotel Palu pada Selasa 18/9/ 2018. AICIS dilaksanakan di Kota Palu pada 17-20 September 2018, mengusung tema, Islam in a globalizing word: text, knowledge anda practice.

Kasubbag Tata Usaha, Humas dan Rumah Tangga IAIN Pontianak, Aspari menyatakan bahwa “Kegiatan pertemuan forum humas itu menjadi sangat penting. Penguatan peran humas untuk membangun branding itu mesti dilakukan dengan bersinergi semua pihak.” tegasnya.

Penulis: Abdullah
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here