Pontianak (iainptk.ac.id) Kamis, 18 Juni 2026 — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menjadi tuan rumah kegiatan Peningkatan Kemahiran Bahasa Indonesia bagi Tenaga Profesional atau Calon Tenaga Profesional di Kota Pontianak yang dilaksanakan di Gedung Aula A. Rani IAIN Pontianak, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan berbahasa Indonesia sebagai bekal penting dalam dunia pendidikan, profesi, dan kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan yang diikuti oleh tenaga profesional dan calon tenaga profesional dari berbagai latar belakang tersebut menghadirkan sejumlah materi terkait penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam konteks akademik maupun profesional.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Hermansyah, M.Ag., menekankan bahwa bahasa memiliki peran strategis dalam membangun peradaban dan kemajuan suatu bangsa.
“Bahasa merupakan sebuah alat kebudayaan yang membuat sebuah bangsa menjadi hidup. Bersyukurnya kita hari ini, bahasa Indonesia sudah diakui oleh UNESCO. Jika ilmu diibaratkan sebuah air, maka bahasa merupakan gelasnya,” ujarnya.


Menurutnya, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi sarana utama dalam menyampaikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, penguasaan bahasa Indonesia yang baik sangat penting, khususnya bagi para calon pendidik yang akan menjadi agen transfer ilmu kepada generasi berikutnya.
Prof. Hermansyah menjelaskan bahwa kualitas bahasa yang digunakan seseorang akan berpengaruh terhadap kualitas penyampaian gagasan dan pengetahuan. Penguatan kemahiran berbahasa Indonesia, lanjutnya, dapat meningkatkan mutu akademik serta kompetensi profesional seseorang.
“Pentingnya sebuah bahasa yaitu sebagai sarana menyampaikan pengetahuan, terutama bagi kalian sebagai calon guru. Penguatan bahasa Indonesia akan meningkatkan mutu sebuah nilai akademik bagi semua orang,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar kolaborasi yang terjalin antara IAIN Pontianak dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang luas bagi para peserta.
“Semoga kerja sama dengan Kemendikdasmen ini berjalan lancar dan mampu meningkatkan kualitas diri kita sebagai tenaga pendidik sekaligus makhluk sosial,” tuturnya.
Melalui kegiatan peningkatan kemahiran bahasa Indonesia ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan berbahasa secara efektif, baik dalam lingkungan akademik maupun dunia kerja. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan, bahasa persatuan, dan identitas bangsa di tengah perkembangan global yang semakin dinamis.
Penulis : Aditya
Editor : Bambang
