PONTIANAK (iainptk.ac.id) – Lembaga Penjamin Mutu (LPM) IAIN Pontianak melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembelajaran. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin untuk melihat dan mengevalusasi pelaksanaan dan proses pembelajaran yang dilakukan oleh dosen. Pada Senin (13/5) pagi, semua unsur pimpinan LPM dan staf berkumpul untuk mempersiapkan salah satu program penting penjaminan mutu akademik, yaitu persiapan monev pembelajaran.

“Hari ini adalah jadwal koordinasi dan sosialisasi pelaksanaan monev, kepada dekan di lingkungan IAIN Pontianak. Koordinasi dan sosialisasi tersebut dilakukan sebagai langkah awal persiapan monev pelaksanaan dan mutu proses pembelajaran dosen tahun 2018/2019” ujar Ketua Tim Monev, Dr. Ibrahim, MA., yang juga kepala Pusat APM.

LPM menjelaskan bahwa koordinasi dan sosialisasi ini penting dilakukan kepada para Dekan Fakultas sebagai pengayom prodi dan para dosen yang melakukan pengajaran.

“Ada beberapa hal yang perlu kami koordinasikan dan sosialisasikan kepada para dekan terkait dengan pelaksanaan monev tahun 2019, mulai dari time schedulle kegiatan, instrumen, hingga teknis pelaksanaannya”, jelasnya.

Di tempat terpisah, Ketua LPM menjelaskan pentingnya kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilakukan. Monev bukan saja program rutinitas yang terus dilakukan setiap tahun oleh LPM, akan tetapi merupakan program tuntutan dari APS dan APT. Karena itu ia berharap kegiatan monev ini bisa terus ditingkatkan kualitas pelaksanaannya, baik proses maupun hasilnya.

Monev ini sendiri direncanakan berlangsung selama lebih kurang satu bulan, mulai dari persiapan, koordinasi dan sosialisasi (10-13 Mei), penyebaran instrumen pengumpulan data (14-24 Mei), hingga analisis, pelaporan dan ekspose hasil (pertengahan Juni). Monev 2019 ini secara resmi dilakukan secara online dengan menggunakan instrumen google form. Karenanya akan lebih praktis dan mudah dilaksanakan. Secara teknik, instrumennya pun sudah jauh lebih baik dibandingkan instrumen monev tahun sebelumnya.

“Kami di LPM akan terus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan dalam pelaksanaan monev, termasuk instrumennya”. Papar kepala Pusat APM LPM.

Sebagai bagian penting dalam mekanisme penjaminan mutu internal, hasil monev ini akan sangat penting untuk melakukan pemantauan, penilaian, dan tentu saja perbaikan bagi proses pembelajaran yang dilakukan oleh para dosen di lingkungan IAIN Pontianak. Karena itu dukungan dan partisipasi semua pihak sangat diharapkan demi kelancaran pelaksanaan monev ini.

Sebagai pihak yang diamanahi melaksanakan tusi penjaminan mutu internal, Dr. Ibrahim, MA., berharap para dekan, direktur pascasarjana, kaprodi hingga para dosen dapat meyakinkan mahasiswa untuk berpartisipasi secara maksimal guna mengisi instrumen dan memberikan penilaian secara baik dan objektif. Karena itulah koordinasi, sosialiasasi dan komfirmasi program ini lakukan secara lebih intens.

Untuk mahasiswa sendiri sebagai respondennya, tidak perlu takut atau khawatir soal kerahasiaan data. Sebab instrumen ini tidak meminta detil nama dan identitas respondennya. Karena itu, dijamin tidak akan ada resiko negaif dari kejujuran dan objekifitas penilaian yang diberikan. Jusrtu kejujuran dan objekifitas itu akan menjadi bahan evaluasi dan dasar untuk perbaikan proses pembelajaran yang dosen berikan. Selamat berpartisipasi untuk perbaikan pelaksanaan dan mutu proses pembelajaran dosen tahun 2019.

Penulis: Bambang Eko Priyanto
Editor: Aspari Ismail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here