IAIN Pontianak

Pascasarjana IAIN Pontianak Matangkan Transformasi Akademik melalui Penyusunan Renstra dan Program Strategis

Pontianak (iainptk.ac.id) Rabu, 1/7/2026 — Pascasarjana IAIN Pontianak kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan mutu akademik melalui rapat rutin yang dipimpin oleh Prof. Dr. Zaenuddin, M.A. Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk merumuskan berbagai agenda penting yang akan mendukung pengembangan Pascasarjana secara berkelanjutan, (Senin, 29 Juni 2026 di Ruang 328).

Salah satu fokus utama rapat adalah pembahasan Rencana Strategis (Renstra) Pascasarjana sebagai pijakan dalam menentukan arah kebijakan, penguatan kelembagaan, serta peningkatan kualitas layanan akademik di masa mendatang. Selain itu, rapat juga membahas persiapan pelaksanaan Studium General (SG) II yang akan diselenggarakan pada 8 Juli 2026 di Aula A. Rani Mahmud.

Dalam arahannya, Prof. Zaenuddin menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur Pascasarjana agar pelaksanaan Studium General dapat berjalan optimal, baik dari sisi administratif maupun teknis. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang akademik yang mampu memperkuat jejaring keilmuan dan kolaborasi antarinstansi.

Rapat juga mengevaluasi pelaksanaan perkuliahan berbasis Zoom Meeting yang telah berjalan selama semester berlangsung, sekaligus membahas rencana penyelenggaraan workshop perangkat akademik yang akan dilaksanakan di lantai 4 Pascasarjana. Sebagai upaya memperluas kemitraan dan partisipasi publik, peserta rapat mengusulkan kehadiran berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kementerian Agama, Dinas Pendidikan Kota Pontianak, perguruan tinggi mitra, Universitas Tanjungpura, Universitas Muhammadiyah Pontianak, mahasiswa, alumni, LPM, serta LP2M. Pelaksanaan kegiatan tersebut dijadwalkan pada 13 Juli 2026.

Pada sesi laporan program studi, Sekretaris Program Studi Magister Studi Islam (MSI), Dr. Tisna, menyampaikan hasil sosialisasi bersama BAN-PT terkait kebijakan akreditasi program studi baru. Ia menjelaskan bahwa program studi baru, termasuk MSI, memperoleh status terakreditasi dengan masa berlaku lima tahun sesuai regulasi yang berlaku. Meski demikian, program studi tetap memiliki peluang untuk mengajukan percepatan proses akreditasi guna memperkuat pengakuan mutu akademiknya.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mendalam mengenai Renstra Pascasarjana IAIN Pontianak. Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan visi dan langkah strategis dalam mewujudkan Pascasarjana yang unggul, adaptif, dan responsif terhadap tantangan pendidikan tinggi di era transformasi akademik dan digital.

Kontributor : Syamsul (Pascasarjana)

Editor : Bambang