Minggu, Desember 5, 2021

Rektor IAIN Pontianak

Dr. H. Syarif, MA lahir di Ketapang, 24 Mei 1971. Saat ini menjabat sebagai Rektor IAIN Pontianak Masa Jabatan 2018-2022 ini bertempat tinggal di Komplek Villa Sepakat No. 18 Jl. Sepakat 2. Rektor termuda dalam sejarah kepemimpinan IAIN Pontianak ini memiliki motivasi dan keyakinan tinggi dalam setiap hal yang akan diwujudkannya. Oleh karena itu tidak heran jika kesuksesannya menjadi orang nomor satu di IAIN Pontianak diraihnya berkat kerja keras, kerja tuntas, dan kerja ikhlas yang dilakukannya selama ini.

Syarif begitu panggilannya menyelesaikan jenjang pendidikannya di SDN Pematang Naning, Ketapang tahun 1985. Selanjutnya ia pun melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Ketapang dan lulus tahun 1988. Setelah lulus ia pun melanjutkan ke Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) lulus tahun 1991. Berkat perjuangan dan tekad yang kuat ia pun melanjutkan studi Strata 1 di IAIN Syarif Hidayatullah Cabang Jakarta dan lulus tahun 1996. Tidak berhenti sampai disitu, ia pun hijrah ke Ibu Kota untuk melanjutkan studi Strata 2 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta lulus tahun 2003. Akhirnya pada tahun 2009 ia pun berhasil meraih gelar Doktor pada bidang Tafsir Hadits di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Penulis buku fenomenal Wujud di Balik Teks ini pernah menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Syariah STAIN Pontianak. Kemudian ia pun pernah menjabat sebagai Asisten Direktur II Pascasarjana STAIN Pontianak. Pada tahun 2014-2018 ia diamanahi jabatan strategis sebagai Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan. Akhir tahun 2017 Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin menetapkannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor IAIN Pontianak. Hingga akhirnya pada tanggal 6 Juni 2018 bertepatan 21 Ramadhan 1439 H dirinya resmi dilantik oleh Menteri Agama RI sebagai Rektor IAIN Pontianak.

Wakil Rektor I (Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga)

Dr. Firdaus Achmad, M.Hum. Pejabat yang lahir di Pontianak, 30 September 1967 ini dipercaya sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga diharapkan dapat memberikan asa bagi kampus ini untuk beralih status menjadi UIN di masa akan datang.

Suami dari Hamidah dan ayah dari Dzulfiranda serta Adinda ini memulai pendidikannya di Sekolah Dasar Negeri No. 11 Pontianak. Ia pun melanjutkan pendidikannya di Madrasah Tsanawiyah Negeri II Pontianak. Seiring berjalannya waktu ia pun melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pontianak. Pendidik berumur 51 tahun tersebut kemudian melanjutkan studinya pada Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Cabang Pontianak. Berkat dorongan dan keinginan yang kuat ia pun melanjutkan studi Strata 2 di Fakultas Filsafat Universitas Indonesia. Hingga akhirnya ia pun meraih gelar Doktor pada Filsafat Pendidikan, Universitas Pendidikan Islam Bandung.

“Belated awareness better than repeated mistakes” merupakan motto hidup yang selama ini dipegang oleh pejabat yang beralamat di Jl. Batas Pandang, Gg. Cipaganti No. 01 Pontianak ini. Sebelum memegang jabatan sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Pontianak, terlebih dahulu ia pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Syariah STAIN Pontianak. Selain itu ia pun pernah menjabat sebagai Kepala Penelitian, Penerbitan, dan Pengabdian Pada Masyarakat (P3M) STAIN Pontianak. Kemudian pernah menjabat sebagai Pembantu Ketua Bidang Akademik STAIN Pontianak.

Wakil Rektor II (Bidang Administrasi Umum dan Keuangan)

Dr. H. Saifuddin Herlambang, MA. Salah satu pejabat termuda di lingkungan IAIN Pontianak dengan usia 45 tahun telah menjabat sebagai Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan IAIN Pontianak. Bernama lengkap Dr. H. Saifuddin Herlambang, MA lahir di sebuah kampung kecil bernama Gunting Saga, Kecamatan Kuala Hulu, Kabupaten Labuhan Batu pada 22 Oktober 1973. Ternyata ada rahasia di balik pemberian nama Saifuddin Herlambang, kedua orangtuanya sengaja memilih nama tersebut yang artinya pedang agama yang menjadi lambang.

Putra dari H. Amir Hasan Munthe dan Ibu Hj. Syamsinar Simanjuntak sedari awal memang sudah dididik dengan pendidikan agama. Tak heran rasanya mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi keseluruhannya berlatarbelakang agama. Pria yang pernah meraih Juara 1 MTQ Antar Mahasiswa di Lampung tersebut mengenyam pendidikan di SD Alwashliyah Gunting Saga. Kemudian melanjutkan pendidikannya di MTs Alwashliyah Gunting Saga. Selanjutnya mengenyam pendidikan di MA Medan Sumatera Utara. Ia pun merantau dan hijrah dari daerah asalnya menuju ibu kota dan melanjutkan studinya di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, lulus tahun 1999. Tak berselang lama setelah lulus S1, kemudian di tempat yang sama ia pun melanjutkan Strata 2 Jurusan Tafsir Hadits UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, lulus tahun 2004. Hingga akhirnya di tahun 2017 ia meraih predikat cumlaude untuk gelar Doktor pada Jurusan Tafsir Hadits UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pria yang pernah dianugerahi sebagai profil ustadz terlaris-manis Ramadhan 2009 Versi Kaltim Post tersebut sejak dulu hingga kini selain berprofesi sebagai dosen/pengajar sekaligus pejabat di IAIN Pontianak, ia juga aktif memberi tausyiah di majelis taklim dan membimbing haji serta umroh.

Wakil Rektor III (Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama)

Dr. Abdul Mukti Ro’uf, MA. Pejabat, pendidik, sekaligus penulis ini memiliki nama lengkap Dr. Abdul Mukti Ro’uf, MA. Saat ini ia dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Pontianak. Dosen Filsafat Islam ini telah banyak menghasilkan karya baik berupa penelitian, jurnal, maupun buku.

Suami dari Khillatunnisa’ dan ayah dari Aini Zakiyah Fitri, Zaky Fikri Kamali, serta Azkia Dinda Kamila ini memulai jenjang pendidikannya di SDN 1 Cirebon, lulus tahun 1985. Selanjutnya menempuh pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Cirebon dan lulus tahun 1988. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di MA Darunnajah Jakarta, lulus tahun 1993. Keinginannya untuk terus menuntut ilmu membawanya untuk kuliah di IAIN Susqa Pekanbaru dan lulus tahun 1999. Kemudian ia melanjutkan studi Strata 2 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, lulus tahun 2008. Terakhir ia pun dianugerahi gelar Doktor di kampus yang sama.

Dalam riwayat karir jabatannya, ia pernah menjadi Direktur Radio Komunitas PROKOM STAIN Pontianak tahun 2008-2010. Anggota Pengurus FKUB Provinsi Kalimantan Barat tahun 2013-2017. Anggota Pengurus MUI Provinsi Kalimantan Barat Bidang Kajian dan Riset tahun 2013-2017. Anggota Pengurus LPTQ Provinsi Kalimantan Barat Bidang Media dan Dokumentasi tahun 2013-2017. Sekretaris Lembaga Qur’an Center Provinsi Kalimantan Barat tahun 2014-2018. Anggota Pengurus Bidang Kerjasama Lembaga Studi Islam dan Masyarakat (ELSIM) Kalimantan Barat. Anggota Pengurus Bidang Riset Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Perbatasan Kalimantan Barat.

Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak

Dr. Ismail Ruslan, MA. Lahir di Pontianak, 25 Maret 1974, Pria yang memiliki motto hidup “Bermanfaat Untuk Orang Lain”. Mulai menjabat sebagai Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak sejak 2021 – sekarang.

Beliau memulai pendidikannya di Madrasah Ibtidaiyah Nahdhatul Ulama. Kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Pontianak. Selanjutnya ia pun melanjutkan pendidikannya di PGAN Pontianak.

Beliau melanjutkan studi Strata 1 di IAIN Pontianak. Beliau menyelesaikan Strata 2 di Universitas Padjajaran. Selanjutnya menyelesaiakn kuliahnya di Strata 3 di perguruan tinggi yang sama.

Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Program Studi Ekonomi Islam STAIN Pontianak Tahun 2010. Beliaupun pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Pontianak Masa Jabatan: 2018-2021.

Kepala Biro Auak IAIN Pontianak

Drs. H. Ridwansyah, M.Si, lahir di Pontianak pada Tanggal  02 Oktober Tahun 1963. Setelah menyelesaikan Pendidikan Strata Satunya di IAIN Pontianak.  Beliau juga melanjutkan Strata Dua nya di Magister Ilmu Sosisal  Universitas Tanjung Pura Pontianak (2009). Menjadi Kepala Biro Administrasi Umum Akademik dan Kemahasiswaan IAIN Pontianak diawal Juli Tahun 2021. Pernah menjabat sebagai kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat (2017-2021). Beliau memiliki moto Bekerja Tuntas dengan Ikhlas.

Dekan FTIK IAIN Pontianak

Dr. H. Dwi Surya Atmaja, MA., Lahir di Pontianak 09 Novenber 1965. Saat ini beliau menjabat sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Beliau menyelesaikan pendidikan di SD Induk Negeri 43 Pontianak (1977), SMP Pontianak (1985), SMA Pontianak (1987).

Beliau menyelesaikan pendidikan S1 di IAIN Pontianak jurusan Pendidikan Bahasa Arab (1990), S2 di Arizona Univ DI Amerika Serikat (1994), S3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jurusan Pengkajian Islam (2012).

Dekan FUAD IAIN Pontianak

Dr. MUHAMMAD EDI KURNANTO,M.Pd  Lahir tanggal 5 September 1973 di Desa Gegeran Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Pendidikan yang pernah dilaluinya: Sekolah Dasar Negeri 2 Gegeran, Kec. Sukorejo, Kab. Ponorogo Jawa Timur (Kelas 1-2); SDN Transmigrasi SP II Kecamatan Mukok Kab. Sanggau Kalimantan Barat, tamat tahun 1987.

Melanjutkan sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Kedukul (sekarang SMP Negeri I Mukok) tamat tahun 1990. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Pontianak tamat tahun 1993. Menamatkan S1 pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Jurusan Tarbiyah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak pada tahun 1998.

Selain itu juga pernah menjadi dosen luar biasa di Universitas Muhammadiyah Pontianak. Tahun 2006 ia menyelesaikan studi Magister Pendidikan (M.Pd) Program Studi Bimbingan dan Konseling di Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung dengan konsentrasi keilmuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ditempuhnya dalam waktu 1 tahun 10 bulan dengan yudisium Cum Laude. Menyelesaikan S3 pada Program Studi Bimbingan dan Konseling, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Bandung tahun 2015.

Karya tulis yang telah diterbitkan: Serba Serbi Keber-Islaman di Indonesia (2001, penulis dan editor), Hidup Tumbuh Subur Bersama Rakyat (2002, kontributor), Menjadi Cerdas di Usia Dini (2007), Bimbingan dan Konseling (2007), Play Therapy (2009), Bimbingan dan Konseling Anak Usia Dini (2009), Bimbingan dan Konseling Islam (2010), Konseling Kelompok (2013) terbit di Alfabeta Bandung), Konseling Keluarga (2014), The Power of Al-Fatihah, Praktek Bimbingan dan Konseling Bebasis Surah Al-Fatihah (2017), Bullying, Perilaku dan Penanganannya Melalui Biblioterapi (2019, dan beberapa artikel yang dimuat di berbagai jurnal.

Beliau adalah Founder dan Trainer Bimbingan dan Konseling Berbasis Surah Al-Fatihah, baik di dalam maupun di luar negeri. Penulis juga terlibat aktif sebagai pembicara dalam berbagai kegiatan seperti Grand Seminar Motivasi melalui The Power of Al-Fatihah, seminar atau pelatihan dalam bidang Konseling dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta layanan pendidikan lain.

Dekan FEBI IAIN Pontianak

Dr. Cucu, S.Ag, M.Ag., Lahir di Tasikmalaya, 04 Agustus 1969. Beliau saat ini menjabat sebagai Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Beliau menyelesaiakn pendidikan DI SDN Pamoyanan I (1983) di Ciawi Tasikmalaya, MTs Pamoyanan (1986) di Tasikmalaya dan PGAN Sukamanah (1989) di Tasikmalaya.

Melanjutkan S1 di STAIN Pontianak Jurusan Dakwah / Bimbingan Penyuluh Islam (2001) di Pontianak, S2 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jurusan Ilmu Agama Islam / Ilmu Dakwah (2010), dan S3 di UIN Walisongo, Jurusan Studi Islam (2017).

Beliau pernah melakukan penelitian dengan judul, (1) Dayak Islam di Kalimantan Barat, (2) Profil Masjid di Kota Pontianak, (3) Jejak Bugis di Tanah Borneo, (4) Majlis Ta’lim di Kota Pontianak, (5) Analisis Gender Terhadap Manajemen Dakwah Masjid : Sebuah Pendekatan Naila Kabeer Model di Kota Pontianak, (6) Metode Dakwah Alternatif Studi pada Halaqah Tarbiyah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Pontianak.

Dekan Fasya IAIN Pontianak

Dr. Muhammad Hasan, S.Ag, M.Ag. lahir di Pontianak, 13 Februari 1977. Beliau saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Syariah. Beliau menyelesaikan pendidikan di MI Su’batul Ulum Parit Harum Kab. Mempawah (1990), MTsN 2 Pontianak (1993), MAN 2 Pontianak (1996).

Melanjutkan S1 di IAIN Pontianak Jurusan PAI (2000), S2 di IAIN Walisongo Konsentrasi Hukum Islam (2003) dan S3 di IAIN Walisongo Jurusan Hukum Islam (2012).

Sebelum menjadi Dekan Fakultas Syariah, beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Mutu di IAIN Pontianak dan pernah menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam.

Beliau pernah melakukan penelitian dengan judul (1) Perilaku Keagamaan Penganut Tarekat; Studi Antara Ketaatan Terhadap Hukum Islam dan Ajaran Guru pada Penganut Tarekat Qodiriah Naqsyabandiyah di Kota Pontianak. (2) Persepsi masyarakat terhadap perbankan syari’ah. (3) Perspektif hukum Islam Mengenai Bank Syari’ah di Kota Pontianak. (4) Analisis strategi pemasaran STAIN pontianak. (5) Pemberian Motivasi Belajar Shalat Berjamaah oleh Guru/Pembina Agama pada Komunitas Muallaf di Desa Teluk Bakung Kec. Sui. Ambawang Kabupaten Kubu Raya.

Kabag. Perencanaan dan Keuangan

Suhaimi, S.Ag., M.Pd. Kelahiran Pontianak, 18 April 1976. Di samping menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan IAIN Pontianak juga dipercaya sebagai Ketua Forum Perencanaan PTKIN Se-Indonesia. Prestasi yang sangat membanggakan bagi seorang pria yang dulunya pernah berjualan apam pinang kala masih mengenyam pendidikan Aliyah di Pontianak.

Pria yang memiliki begitu banyak prestasi dan penghargaan di bidang akademik, non akademik, maupun prestasi dalam jenjang karirnya ini memulai pendidikannya di SD N No. 26 Parit Bugis Segedong. Kemudian menamatkan pendidikan di MTs. Al-Falah segedong. Selanjutnya dengan kegigihan dan kecerdasannya pria ini hijrah ke Kota Pontianak dengan menamatkan pendidikannya di MAN 2 Pontianak (A2) Fisika. Pada tahun 1999, suami dari Marfira Wati, S.Pd.I dan ayah dari Rayhan Muflih Zuhdy, Zahwan Alzena Zein, dan Zahin Alzena Zein ini memilih STAIN Pontianak menjadi destinasi pendidikan selanjutnya dengan memilih Program Studi Pendidikan Agama Islam. Tepat di tahun 2007 akhirnya pria kelahiran 42 tahun silam ini melanjutkan kuliah Strata 2 Administrasi Pendidikan di Universitas Prof. UHAMKA Jakarta.

Sebelum sukses di puncak karirnya sekarang ini, pria yang memiliki motto hidup: “Tidak ada yang tidak bisa dilakukan selama kita berusaha dan bekerja keras” ini semula menjabat sebagai Kepala Unit Perencanaan STAIN Pontianak tahun 2010-2014. Kemudian karena prestasinya yang dinilai berhasil dalam memangku jabatannya tersebut, di tahun berikutnya ia dipercaya menjabat sebagai Kasubbag Perencanaan IAIN Pontianak Tahun 2014-2017. Seiring dengan prestasinya di kancah nasional yang didapuk sebagai Sekretaris Forum Perencanaan PTKIN Se-Indonesia, tepat pada tahun 2017 hingga kini ia diamanahkan sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan IAIN Pontianak.

Kepala Bagian Umum

Sumarman, S.Ag. Lahir di Pontianak, 26 Desember 1970 ini dikenal sebagai pribadi yang tekun, gigih, dan teliti. Bahkan karena keterampilan dan kemampuannya tersebut banyak orang yang menjulukinya sebagai “Mygiver” nya IAIN Pontianak.

Berdomisili di Komplek Zal Khatulistiwa D12 Jl. Danau Sentarum Pontianak, suami dari Rasdiana dan ayah dari Faatimah Muthmainnah, Dzulfikri Rizdullah, dan Lathiifah Faathimah ini memulai jenjang pendidikannya di SDN 2 Nanga Bunut, Kapuas Hulu. Kemudian melanjutkan pendidikannya di MTs Nurul Hidayah, Jakarta Selatan. Kembali lagi ke Kalimantan Barat dengan melanjutkan studinya di MAS Darussalam Sengkubang, Mempawah. Hingga akhirnya memilih Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Cabang Pontianak sebagai jenjang pendidikan berikutnya.

Lelaki yang pernah menjadi siswa teladan dan lulusan terbaik Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Cabang Pontianak ini memulai karinya sebagai Kepala Pusat Komputer STAIN Pontianak Tahun 2005. Selanjutnya di tahun 2010 dipercaya menjadi Kasubbag Umum STAIN Pontianak. Lelaki yang biasa dipanggil Eman ini dipercaya menjadi Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Pontianak tahun 2014. Tak berselang lama di tahun 2015 ia dipercaya menduduki jabatan sebagai Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan. Pada tahun berikutnya yakni 2016 hingga kini dirinya diamanahkan menduduki jabatan sebagai Kepala Bagian Umum IAIN Pontianak.

Ternyata pria berkacamata ini punya motto hidup yang membuatnya sukses dalam melaksanakan tugas, yaitu: “Cekatan-Inisiatif-Ulet-Mahir (CIUM). Pasti Usaha Akan Sukses (PUAS)”. ungkapnya seraya tersenyum.

Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni

Suyati, S.Ag. Wanita kelahiran Madiun, 1 Oktober 1970 ini dikenal sebagian besar sivitas akademika IAIN Pontianak dengan kepribadiannya yang tegas dalam menegakkan setiap aturan maupun kebijakan dari pimpinan. Istri dari Mahdi Siregar dan ibu dari Reza Manjalang Muda Siregar, Ribhan Nafiz Siregar, dan Ribhin Ghulamulhaq Siregar ini juga merupakan satu-satunya wanita yang menduduki jabatan eselon IIIdi Biro AUAK IAIN Pontianak.

Pejabat berusia 48 tahun ini duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri Kincang I Madiun, lulus tahun 1983. Kemudian melanjutkan pendidikannya di Madrasah Tsnawiyah Negeri Madiun, lulus tahun 1986. Pada tahun 1989 ia pun menamatkan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri Madiun. Dengan tekad yang kuat akhirnya Ibu 3 anak yang tinggal di Jl. Sei Raya Dalam Komplek Griya Husada Blok P.28, Kubu Raya, Kalimantan Barat ini kemudian memutuskan untuk kuliah di Jurusan Perbandingan Agama IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan lulus tahun 1994.

Ternyata nasib dan takdir membawanya hijrah ke Pontianak dan memperoleh pekerjaan di STAIN Pontianak sebagai staf administrasi kala itu. Berkat kegigihan dan ketegasannya dalam setiap pekerjaan membawanya pada amanah yang lebih besar lagi yaitu sebagai Kasubbag Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan tahun 2014-2016. Tak lama berselang ia pun diamanahi jabatan sebagai Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni IAIN Pontianak tahun 2016-hingga kini.