IAIN Pontianak

Pontianak (iainptk.ac.id) Selasa, 29 September 2026 – Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Pascasarjana IAIN Pontianak menerbitkan Buku Pedoman Visiting Lecturer Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU) Berbasis Tridharma Perguruan Tinggi Tahun 2026. Buku ini menjadi pedoman pertama yang disusun Prodi MPAI untuk memberikan arah yang lebih sistematis dalam pelaksanaan kegiatan Visiting Lecturer bagi mahasiswa. Buku tersebut diterbitkan oleh Pascasarjana IAIN Pontianak dan merupakan cetakan pertama tahun 2026.

Ketua Program Studi MPAI Pascasarjana IAIN Pontianak, Prof. Dr. Imron Mutaqin, M.Pd., menyampaikan bahwa kehadiran buku tersebut merupakan bagian dari upaya program studi memperkuat tata kelola akademik sekaligus memastikan kegiatan Visiting Lecturer memiliki pedoman yang jelas bagi mahasiswa maupun dosen mentor.

“Buku ini merupakan buku pedoman pertama untuk kegiatan Visiting Lecturer PAI PTU di Prodi MPAI. Kami berharap buku ini dapat menjadi pedoman bagi dosen mentor dan mahasiswa dalam merencanakan, melaksanakan, mendokumentasikan, hingga menilai kegiatan Visiting Lecturer secara terarah dan terukur,” ungkap Imron.

Visiting Lecturer PAI PTU merupakan kegiatan magang mahasiswa MPAI yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung dari aktivitas profesional dosen di perguruan tinggi. Mahasiswa tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga terlibat secara terbimbing dalam aktivitas pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat sehingga memperoleh pengalaman nyata mengenai pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Dalam kurikulum MPAI, Visiting Lecturer ditempatkan pada semester III dengan bobot 3 satuan kredit semester (SKS) praktik. Mahasiswa ditempatkan bersama dosen mentor dan mengikuti aktivitas akademik dosen secara terbimbing. Program tersebut juga diselaraskan dengan visi keilmuan MPAI dalam pengembangan keilmuan Pendidikan Islam dan kebudayaan Borneo melalui pendekatan multidisipliner berbasis teknologi digital.

Buku pedoman ini disusun secara lengkap. Di dalamnya terdapat tujuan kegiatan, mekanisme pelaksanaan, ruang lingkup kegiatan magang, logbook, luaran, sistem penilaian, laporan akhir, hingga lembar penilaian dan pengesahan.

Pada tahap pelaksanaan, mahasiswa terlebih dahulu ditempatkan bersama dosen mentor, mengikuti orientasi, dan menyusun rencana kegiatan. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Dosen mentor memberikan tugas, arahan, dan umpan balik, memverifikasi logbook, serta menilai kinerja mahasiswa.

Ruang belajar mahasiswa juga diperluas melalui kegiatan penunjang profesi dosen, seperti seminar, konferensi, kuliah umum, workshop, pengelolaan jurnal, kegiatan program studi, akreditasi dan penjaminan mutu, organisasi profesi, serta kegiatan pengembangan kompetensi dosen.

“Visiting Lecturer tidak hanya dimaksudkan agar mahasiswa mengetahui cara dosen mengajar. Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman yang lebih utuh tentang profesi dosen, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga kegiatan penunjang profesi. Karena itu, buku ini diharapkan dapat menyamakan persepsi antara program studi, dosen mentor, dan mahasiswa,” tambah Imron.

Buku pedoman ini juga mengatur sistem penilaian mahasiswa secara lebih terukur. Penilaian dilakukan oleh dosen mentor berdasarkan kinerja nyata dan bukti kegiatan, dengan memperhatikan kualitas pekerjaan, kedisiplinan, etika, kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan mahasiswa menindaklanjuti umpan balik.

Melalui penerbitan buku pedoman ini, Prodi MPAI berharap pelaksanaan Visiting Lecturer tidak sekadar menjadi kegiatan magang, tetapi menjadi proses pembelajaran profesional yang terencana, terdokumentasi, terukur, dan dapat dievaluasi. Pengalaman tersebut diharapkan membantu mahasiswa menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan realitas profesi dosen dan kehidupan akademik di perguruan tinggi.

Buku ini sekaligus menjadi salah satu ikhtiar MPAI Pascasarjana IAIN Pontianak dalam memperkuat mutu pembelajaran dan menyiapkan lulusan sebagai pendidik, peneliti, konsultan, dan manajer Pendidikan Islam yang profesional, adaptif, beretika, serta mampu memanfaatkan teknologi digital. (*)

Scroll to Top