IAIN Pontianak

Dosen Magister Pendidikan Bahasa Arab melalui IMLA Kalbar Bersinergi dengan Kanwil Kemenag Kalbar

Pontianak (iainptk.ac.id) Selasa, 29 September 2026 – Upaya peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Arab di Kalimantan Barat terus diperkuat melalui sinergi antara Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab (MPBA) dan IMLA Kalimantan Barat dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Barat.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan pembelajaran Bahasa Arab yang lebih efektif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di berbagai jenjang pendidikan madrasah maupun pondok pesantren. Melalui kerja sama tersebut, berbagai program pengembangan akan dilaksanakan, mulai dari peningkatan kompetensi guru dan pengajar Bahasa Arab, pengembangan media dan metode pembelajaran, penyusunan bahan ajar serta perangkat pembelajaran, hingga pelaksanaan pelatihan, seminar, dan workshop secara berkelanjutan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap kolaborasi yang terjalin dapat menghasilkan bahan ajar serta metode pembelajaran Bahasa Arab yang praktis dan menyenangkan bagi peserta didik di seluruh jenjang madrasah. Menurutnya, inovasi dalam pembelajaran Bahasa Arab sangat diperlukan untuk meningkatkan minat belajar sekaligus memperkuat kompetensi kebahasaan siswa.

Selain itu, kerja sama ini diharapkan mampu merealisasikan berbagai program pengembangan pembelajaran Bahasa Arab di madrasah dan pondok pesantren melalui kemitraan yang erat dengan berbagai pihak, khususnya Kanwil Kemenag Kalimantan Barat.

 

Ketua IMLA Kalimantan Barat, Dr. Moh. Yusuf Hidayat, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memajukan pendidikan Bahasa Arab di daerah. Ia menyampaikan bahwa Bahasa Arab tidak hanya berfungsi sebagai bahasa keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membuka akses terhadap khazanah ilmu pengetahuan dan peradaban dunia.

“Mari kita jadikan Bahasa Arab sebagai jembatan ilmu, peradaban, dan persaudaraan global. Dengan sinergi dan inovasi, kita wujudkan madrasah yang makin berkualitas,” ujar Moh. Yusuf Hidayat.

Sementara itu, Kaprodi Magister Pendidikan Bahasa Arab sekaligus Sekretaris Umum IMLA Kalimantan Barat, Besse Wahida, menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat diwujudkan melalui berbagai program pembinaan yang menyentuh langsung peserta didik. Salah satu program yang direncanakan adalah penguatan Klub Bahasa Arab di madrasah dan pondok pesantren sebagai wadah pengembangan kemampuan berbahasa Arab siswa secara aktif dan kreatif. Menurutnya, keberadaan Klub Bahasa Arab dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbahasa, menumbuhkan rasa percaya diri siswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih komunikatif dan menyenangkan.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pemerintah, pengembangan pembelajaran Bahasa Arab di Kalimantan Barat diharapkan semakin maju dan mampu melahirkan generasi yang unggul, berwawasan global, serta memiliki kompetensi bahasa yang kuat untuk menghadapi tantangan zaman.

Kontributor : Pascasarjana

Editor : Bambang

Scroll to Top