IAIN Pontianak

Aksi Konkrit & Komitmen PKM-KI IAIN Pontianak Bridging Sertifikasi Halal Masyarakat Tayan Hilir

Tayan Hilir (iainptk.ac.id) 19 November 2025 – Pascasarjana IAIN Pontianak on the road, kembali hadir di tengah kancah sosial untuk berkontribusi dalam aksi nyata melalui program PKM-KI (Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Karya Ilmiah). PKM-KI 2025 kali ini mengusung misi sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha masyarakat wilayah Kalimantan Barat, khususnya di Kecamatan Tayan Hilir. Stressing pentingnya adalah memberikan literasi halal food sudah menjadi basic needs bahkan sebagai lifestyle masyarakat saat ini. Namun, lemahnya literasi, akses informasi terbatas, dan belum familiarnya dengan sistem digital maka hal ini menjadi beberapa persoalan serius bagi pelaku UMKM belum sepenuhnya memiliki produk bersertifikasi halal.

Kehadiran tim PKM-KI Pascasarjana IAIN Pontianak yang terdiri dari Prof. Dr. Hermansyah, S.Ag., M.Si. selaku dosen pembimbing yang menyertai mahasiswa Program Studi Doktor Studi Islam, di antaranya; Suhaimi, S.Ag., M.Pd., M. Syahrun, S.E., M.M., Noviansyah, S.Pd.I., M.E., Suhardiman, S.Pd.I., M.S.I., dan volunter fasilitator halal IAIN Pontianak, Illal Mahwa, S.H. Mengusung tema “Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal BKMT Kecamatan Tayan Hilir” yang dilaksanakan mulai tanggal 19 s.d. 21 November 2025. Target sasaran difokuskan pada pelaku usaha lokal UMKM yang tergabung dalam BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) di Kecamatan Tayan Hilir. Rangkaian program PKM-KI ini dibagi dalam tiga segmen yakni; pertama, berkoordinasi kepada Pemerintah Kecamatan Tayan Hilir. Kedua, sosialisasi dan diseminasi informasi signifikansi program sertifikasi halal sebagai bagian dari program nasional pemerintah. Ketiga, pendampingan langsung ke lokasi pelaku usaha lokal UMKM dalam proses pengajuan sertifikasi halal.

Tim PKM-KI disambut positif secara hangat oleh bagian pemerintah daerah melalui pihak Kecamatan Tayan Hilir diwakili Bapak Egi Wanherianto, S.Pd. dan Utin Tinawati, S.H. di Kantor Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau di Desa Kawat. Hermansyah, mengawali pertemuan secara nonformal menyatakan bahwa tim PKM-KI ini sebagai aksi sosial hadirnya IAIN Pontianak dalam bentuk pengabdian di tengah masyarakat guna menyosialisasikan serta upaya menggugah social awareness pentingnya halal food yang sudah menjadi lifestyle masyarakat saat ini. Sembari mencontoh Thailand yang dikenal bukan negara berpenduduk mayoritas muslim namun sudah menjadikan program sertifikasi dalam industri halal sebagai orientasi terpenting dalam menarik minat wisatawan dari mancanegara. Sebaliknya, merefleksi Indonesia sendiri dengan penduduk sebagian besar muslim masyarakatnya belum sepenuhnya tergugah kesadarannya dengan baik mensertifikasi halal produk-produknya. Tidak hanya berhenti dalam sosialisasi melalui PKM-KI, ke depan IAIN Pontianak akan membentuk agen pendamping sehingga me-bridging antara fasilitator dengan masyarakat Tayan Hilir dalam proses pengajuan sertifikasi halal secara gratis bahkan melalui sponsorship dan dukungan Bank Indonesia.

Wanherianto menyambut baik apa yang diprogramkan Pascasarjana IAIN Pontianak melalui PKM-KI ini. Dukungan ini dipandang sebagai kontribusi besar serta menunjukkan hadirnya Perguruan Tinggi Islam Negeri satu-satunya di Kalbar yang turut concern atas persoalan-persoalan sosial masyarakat Kecamatan Tayan Hilir terlebih dalam industri halal dan pensertifikasiannya. Utin turut menambahkan pula, Tayan Hilir dalam dunia kuliner sebenarnya sangat potensial contoh beberapa produk seperti; amplang dan nugget khas Tayan yang dikelola Dasawisma turut sebagian telah tersertifikasi namun masih banyak produk-produk unggulan yang belum diajukan sertifikasi halalnya. Hadirnya PKM-KI Pascasarjana IAIN Pontianak setidaknya memberikan peluang besar bagi kemajuan usaha UMKM lokal Tayan Hilir untuk mengembangkan dan mengenalkan produk unggulan ke market yang lebih luas tidak hanya dalam provinsi namun luar Kalbar dan negara tetangga seperti Malaysia. Semakin banyak produk yang tersertifikasi halal maka Kecamatan Tayan Hilir akan turut memiliki kepercayaan diri turut berpartisipasi dalam ajang event-event pameran dan ekspo produk UMKM lokal. Inisiasi dari Pemerintah Kabupaten Sanggau sebenarnya telah ada seperti menggandeng PT Antam sebagai mitra dalam mendukung dan membina program sertifikasi halal namun saat ini masih terbatas.

Mengakhiri pengantarnya dalam koordinasi ini, Hermansyah dan tim PKM-KI Program Studi Doktor Studi Islam berupaya agar program ini tidak terhenti hingga berakhirnya sosialisasi ini, namun pasca program ini kita akan tetap monitoring perkembangannya melalui volunter Pendamping Proses Produk Halal (P3H), harapan terbesarnya Kecamatan Tayan Hilir akan menjadi pilot project dan percontohan sertifikasi halal bagi kecamatan lain di Kabupaten Sanggau.

Penulis: Tim PKM-KI Pascasarjana Program Studi Doktor Studi Islam IAIN Pontianak

Editor : Bambang