Kubu Raya (iainptk.ac.id), 4 Desember 2025 — Kegiatan Capacity Building IAIN Pontianak digelar di Qubu Resort Kubu Raya dan diikuti oleh pimpinan serta tenaga kependidikan IAIN Pontianak. Rangkaian kegiatan dimulai dengan senam bersama, dilanjutkan pembukaan dengan penyampaian motivasi, serta berbagai perlombaan yang bertujuan meningkatkan kekompakan, konsentrasi, dan kerja sama antar peserta.
Saat pembukaan motivasi pertama disampaikan oleh Wakil Rektor II, Dr. Cucu, M.Ag., yang menekankan nilai–nilai dasar ASN “BerAKHLAK”, khususnya poin Berorientasi pada pelayanan. ASN, jelasnya, harus mengabdi kepada negara sesuai tugas masing-masing dengan penuh keikhlasan dan loyalitas. Beliau juga mengutip Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 104 sebagai dasar pentingnya menyeru kepada kebaikan dan memberikan pelayanan terbaik.
Selanjutnya, arahan disambung oleh Ketua Senat IAIN Pontianak, Dr. Hj. Nani Tursina, M.Pd., yang menyampaikan bahwa kegiatan ini membawa kebahagiaan dan memberikan dampak positif bagi pikiran, jiwa, dan hubungan sesama tim kerja agar tidak kaku. Senada dengan penyampaian sebelumnya, beliau juga menegaskan bahwa setiap pegawai harus menjadi pribadi yang bermanfaat dan saling memberi manfaat kepada siapa pun.
Motivasi berikutnya dilanjutkan oleh Dekan FTIK, Prof. Dr. Hermansyah, M.Ag., yang menekankan pentingnya kolaborasi untuk memajukan kampus. Menurutnya, kemajuan tidak dapat dicapai secara individu, tetapi harus dilakukan bersama-sama tanpa menganggap remeh pekerjaan apa pun.
Setelah itu, Dekan FDKI, Dr. Yusriadi, MA., mengingatkan bahwa Capacity Building bukan sekadar nasihat tentang pekerjaan, melainkan proses membangun budaya pelayanan yang cepat, tepat, sesuai ketentuan, serta tidak membeda-bedakan penerima layanan.
Pesan inspiratif juga disampaikan oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Dr. Syamsul Kurniawan, M.Th.I., yang mengangkat filosofi “hidup seperti air”. Beliau menggambarkan bahwa air selalu mengalir dan mampu menyesuaikan wadah, sehingga pegawai perlu memiliki kemampuan adaptasi dalam bekerja dan melayani.
Motivasi berikutnya disampaikan oleh Dekan Fusha, Prof. Dr. Sahri, MA., yang menekankan pentingnya pendapat yang didasarkan pada landasan yang kuat. Beliau mengutip ungkapan ulama “Pendapatku mungkin benar tetapi bisa mengandung kesalahan, dan pendapat orang lain mungkin salah tetapi memiliki kemungkinan benar” sebagai prinsip profesionalitas dalam bekerja.
Terakhir, rangkaian penyampaian motivasi ditutup oleh Kepala Biro AUAK, Dr. Moh. Junaidin, MA., yang mengajak seluruh peserta untuk terus membangun kebersamaan, persaudaraan, rasa memiliki, serta keyakinan bahwa seluruh tantangan dapat dihadapi dan diselesaikan bersama.
Penulis: BEP
Editor : Bambang
