IAIN Pontianak Ikuti Verifikasi dan Penilaian PMPZI PTKIN Pilot Project ZI WBK
Pontianak (iainptk.ac.id) 13 Januari 2026- IAIN Pontianak mengikuti kegiatan verifikasi dan penilaian Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Pilot Project Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK) yang dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting bersama Tim Inspektorat Jenderal Pendidikan Islam (Itjen Pendis) Kementerian Agama RI dan dipusatkan di Ruang Rapat Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Pontianak.
Verifikasi ini merupakan bagian dari program tahunan Itjen Pendis Kemenag dalam rangka memastikan kesiapan dan komitmen perguruan tinggi dalam membangun Zona Integritas. Tim verifikasi melakukan penilaian serta pemeriksaan terhadap berbagai data dan dokumen pendukung yang menjadi indikator penilaian pembangunan ZI di lingkungan IAIN Pontianak.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan IAIN Pontianak, Dr. Cucu, S.Ag., M.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh sistem dan tata kelola kampus berjalan sesuai prinsip integritas dan transparansi.
“Kegiatan ini merupakan program tahunan dari Itjen Pendis terkait Zona Integritas. Tim melakukan verifikasi terhadap data-data yang diperlukan untuk menilai apakah kampus kita sudah terindeks sebagai Zona Integritas atau belum. Zona Integritas memiliki dua aspek utama, yaitu Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” jelasnya.
Beliau menambahkan bahwa pembangunan Zona Integritas juga sejalan dengan arah kebijakan kampus, termasuk Asta Protas dan Rencana Strategis (Renstra) IAIN Pontianak. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat komitmen institusi dalam menciptakan tata kelola yang bersih dan akuntabel.
“Semua ini berkaitan dengan asta protas kampus, renstra, dan berbagai upaya lainnya agar ke depan seluruh proses di kampus berjalan bersih. Dampak akhirnya tentu kita ingin IAIN Pontianak bersih dari praktik korupsi, baik dalam pengelolaan sarana dan prasarana, PKM, perencanaan, pendidikan, maupun penelitian,” pungkasnya.
Melalui verifikasi dan penilaian ini, IAIN Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola institusi menuju kampus yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan yang bersih serta profesional.
Selain Warek 2, kegiatan ini mengundang Kepala Biro, Ketua SPI, Perencanaan Ahli Madya, Kabag, kasubbag di Institut, fakultas dan pascasarjana.
Penulis : Aditya
Editor : Bambang

