IAIN Pontianak

Kaprodi Perbankan Syariah FEBI IAIN Pontianak Menjadi International Guest Lecture di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Jambi (iainptk.ac.id) — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menyelenggarakan International Guest Lecture pada 12–13 November 2025. Dalam kegiatan bergengsi ini, FEBI UIN Jambi menghadirkan narasumber dari IAIN Pontianak, yaitu Eko Bahtiar, S.E., Sy., M.E.I., AWP, yang juga menjabat sebagai Kaprodi Perbankan Syariah FEBI IAIN Pontianak. Beliau membawakan materi bertema “Tantangan dan Peluang Pengembangan Industri Halal dan Keuangan Syariah di Indonesia.”

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium FEBI UIN Jambi ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa. Suasana acara berjalan interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Dalam pemaparannya, Eko Bahtiar menegaskan bahwa industri halal dan keuangan syariah memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi nasional. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia seharusnya mampu tampil sebagai pusat ekonomi halal global. Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan, di antaranya peningkatan literasi keuangan syariah, penguatan regulasi, sertifikasi halal, serta inovasi produk halal yang lebih kompetitif.

Beliau juga menyoroti peluang besar yang hadir melalui perkembangan teknologi digital, mulai dari halal supply chain, industri makanan halal, Islamic fintech, hingga integrasi layanan keuangan syariah yang lebih inklusif dan modern. “Mahasiswa sebagai generasi muda harus mampu menangkap peluang ini. Banyak sektor dalam industri halal yang masih membutuhkan inovasi, tenaga ahli, dan penelitian. Ke depan, kontribusi perguruan tinggi sangat penting untuk memastikan Indonesia mampu bersaing di level global,” ujarnya.

Kegiatan ini turut menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama akademik antara FEBI IAIN Pontianak dan FEBI UIN Jambi, khususnya dalam pengembangan riset, pertukaran dosen, dan kolaborasi publikasi ilmiah. Eko Bahtiar menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan mahasiswa terkait perkembangan industri halal dunia. “Kami berharap kerja sama antara kedua institusi dapat terus ditingkatkan ke depannya,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan foto bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami dinamika, tantangan, dan prospek masa depan industri halal serta keuangan syariah, baik di tingkat nasional maupun global.