Pontianak (iainptk.ac.id) 16 Februari 2026 – IAIN Pontianak menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi bertajuk Eksplorasi Budaya dan Pariwisata Ramah Disabilitas melalui Komunikasi Bahasa Isyarat yang dilaksanakan pada 16 Februari 2026 di Ruang Senat. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Syafarudin Daeng Usman dan Lidya Alvani Taslim, serta diikuti oleh mahasiswa dan perwakilan organisasi kepemudaan di Kota Pontianak.
Ketua panitia, Maulana Raul Arteta, mahasiswa Hukum Tata Negara yang juga Runner Up Bujang Dare Pontianak 2025 serta Ketua Borneo Legal Club, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi tiga organisasi, yakni Bujang Dare Pontianak 2025, Lanceng Praben Provinsi Kalbar, dan Borneo Legal Club. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata kontribusi generasi muda dalam mendukung pembangunan kota yang inklusif.
Dalam wawancaranya, Maulana menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan tiga organisasi yaitu Bujang Dare Pontianak 2025, Lanceng Praben Provinsi Kalbar, dan Borneo Legal Club. Tujuan dari kolaborasi ini adalah menunjukkan bukti kinerja kami, kontribusi kami bagi Kota Pontianak. Kami sebagai duta ingin merangkul para disabilitas karena mereka ini rentan terhadap diskriminasi.”
Ia menegaskan bahwa sebagai bagian dari Borneo Legal Club, pihaknya sangat menjunjung tinggi prinsip kesetaraan bagi seluruh manusia. “Kami sangat menuntut kesetaraan terhadap semua manusia dalam bentuk perlakuan dan lain-lain, karena para penyandang disabilitas ini sebenarnya bukan keinginannya sendiri untuk dilahirkan seperti itu, tetapi merupakan berkah dari Tuhan dalam bentuk tersebut,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya komunikasi inklusif, khususnya melalui bahasa isyarat dalam sektor budaya dan pariwisata, semakin meningkat. “Harapan kami ke depan adalah semoga para disabilitas ini lebih diperhatikan dan diperlakukan dengan sebaik-baiknya, terutama di Kota Pontianak ini,” tutup Maulana.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong terciptanya ekosistem budaya dan pariwisata yang ramah disabilitas di Kota Pontianak, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kota yang inklusif dan berkeadilan.
Penulis : Aditya
Editor : Bambang

