Pontianak (iainptk.ac.id) – Memasuki penghujung Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Pontianak, Dr. Usman , M. Pd. I memberikan pesan mendalam bagi umat Muslim di Kalimantan Barat.
Beliau menekankan bahwa penghujung Ramadan bukan sekadar fase hitung mundur menuju Idulfitri, melainkan momentum krusial untuk melakukan “akselerasi spiritual” dan penguatan ikatan sosial melalui filantropi Islam.
“Ramadan adalah laboratorium bagi kepekaan sosial kita. Di penghujung bulan suci ini, kewajiban Zakat Fitrah dan anjuran Zakat Maal harus dipandang sebagai instrumen strategis untuk memutus rantai kemiskinan di sekitar kita, khususnya di wilayah Kalimantan Barat,” ujar Dr. Usman.
Sebagai penutup, Dr. Usman mendoakan agar seluruh amal ibadah masyarakat diterima oleh Allah SWT dan berharap semangat Ramadan tahun 2026 ini mampu membawa transformasi positif bagi kemajuan daerah, khususnya dalam bidang pendidikan dan sosial-keagamaan.
“Kemenangan sejati adalah saat kita mampu mempertahankan karakter muttaqin (orang bertakwa) bahkan setelah bulan Ramadan berlalu,” pungkasnya.
Penulis : Tamam
