IAIN Pontianak

Riset sebagai Mesin Peradaban: FEBI IAIN Pontianak dan UNIMAS Bahas Masa Depan Inovasi

Pontianak (iainptk.ac.id) 13 Januari 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kualitas akademik dan internasionalisasi pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan International Guest Lecture bekerja sama dengan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS). Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, bertempat di Aula A. Rani IAIN Pontianak.

Mengusung tema “Penyelidikan Akademik vs Penyelidikan Industri: Dua Enjin Pengetahuan, Inovasi, dan Daya Saing Negara”, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan perspektif akademik dan industri dalam membangun ekosistem riset yang berorientasi pada inovasi dan daya saing nasional, khususnya dalam konteks ekonomi dan bisnis Islam.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, baik dari dalam maupun luar negeri. Hadir sebagai pembicara utama Prof. Dr. Mohammad Affendy Arip, Director of the Centre for Graduate Studies and a Professor at the Faculty of Economics and Business, Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS). Dalam paparannya, Prof. Affendy menekankan bahwa kemajuan suatu negara saat ini tidak lagi ditentukan oleh sumber daya alam semata, melainkan oleh kapasitas riset dan inovasi yang terintegrasi antara perguruan tinggi, industri, dan kebijakan pemerintah.

Ia menjelaskan bahwa riset akademik berperan sebagai penghasil pengetahuan dasar dan pengembangan teori jangka panjang, sementara riset industri berfungsi sebagai mesin penerjemah inovasi ke dalam produk, teknologi, dan nilai ekonomi. Sinergi keduanya, menurutnya, merupakan kunci bagi negara untuk bertransformasi dari sekadar pengguna teknologi menjadi pencipta teknologi yang berdaya saing global.

Sementara itu, Dr. Rasam, S.E.I., M.A, Wakil Dekan I FEBI IAIN Pontianak, dalam pemaparannya mengulas perkembangan dan potensi ekonomi dan keuangan syariah Indonesia di tingkat global. Ia menyampaikan bahwa Indonesia saat ini menempati posisi strategis dalam berbagai indikator ekonomi syariah dunia, termasuk dalam sektor industri halal, keuangan syariah, dana sosial syariah, serta ekosistem pendukungnya. Hal ini menjadi peluang besar bagi perguruan tinggi, khususnya FEBI, untuk berkontribusi melalui riset, penguatan SDM, dan kolaborasi internasional.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dekan FEBI IAIN Pontianak, Dr. Samsul Hidayat, M.A. Dalam sambutannya, Ia menegaskan bahwa FEBI IAIN Pontianak terus diarahkan menjadi fakultas pembeda yang memiliki ciri khas keilmuan ekonomi dan bisnis Islam yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan zaman, sekaligus relevan dalam konteks global.

 

International Guest Lecture ini diikuti oleh dosen, tendik, dan mahasiswa FEBI IAIN Pontianak dengan antusias. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga mendorong lahirnya kolaborasi riset internasional, peningkatan kualitas publikasi, serta penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung inovasi dan pembangunan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.

Penulis : Muhammad Holil

Editor : Bambang